Koops TNI Habema Amankan Senjata yang Diduga Milik OPM

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - TIMIKA - Prajurit Komando Operasi TNI Habema mengamankan satu senjata rakitan dan sepucuk senpi jenis revolver yang diduga milik kelompok Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB)-Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap VIII/Intan Jaya Pimpinan Apeni Kobogau, di Kampung Gamagai, Distrik Ugimba, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.

Selain mengamankan senjata api dan senjata rakitan, prajurit Koops TNI Habema juga mengamankan tujuh butir amunisi, satu kotak munisi senapan angin, satu panah beserta lima anak panah, dua noken, satu bendera Bintang Kejora, satu senter, serta sembilan baterai.

BACA JUGA: Bantai Tiga Warga Sipil di Yahukimo, Anggota OPM Kopitua Heluka Diburu Koops Habema

Kepala Penerangan Komando Operasi TNI Habema Letnan Kolonel Infanteri M Wirya Arthadiguna menjelaskan pengamanan senjata api, amunisi, senjata tajam dan atribut lainnya itu bermula ketika prajurit Koops TNI Habema di Kampung Gamagai melaksanakan patroli pengamanan wilayah itu.

Menurut dia, keberhasilan penguasaan wilayah tersebut merupakan hasil dari kesiapsiagaan, kecermatan, dan koordinasi personel di lapangan. "Prajurit Koops TNI Habema akan terus melaksanakan tugas secara selektif, terukur, profesional, dan mengutamakan keselamatan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah Papua," kata dia dalam keterangannya di Timika, Sabtu (15/8).

BACA JUGA: TNI AD Bangun Jembatan Gantung Terpanjang di Kabupaten Bekasi

Di tengah kondisi medan yang gelap dan terjal, suhu dingin ekstrim, prajurit TNI tetap menjalankan tugas dengan penuh kewaspadaan. "Suara anjing serta cahaya senter yang terpantau di sekitar sungai menjadi petunjuk awal, yang kemudian ditindaklanjuti melalui observasi menggunakan drone," ujarnya.

Diaa mengatakan hasil pemantauan udara menunjukkan adanya pergerakan tiga orang menyusuri sungai menuju wilayah Distrik Ugimba dan berhenti di sebuah honai yang diduga menjadi tempat persinggahan. Informasi tersebut dilaporkan secara berjenjang untuk menentukan langkah selanjutnya.

BACA JUGA: Prabowo Resmikan 3.395 Jembatan TNI-Polri dan 3.000 Sumber Air Bersih TNI AD

Koordinasi yang cepat dan terukur kemudian dilakukan dengan menambah kekuatan personel dari TK Gamagai untuk melaksanakan penyergapan. Penyergapan dilakukan pada Sabtu dini hari dan berhasil menguasai honai yang menjadi lokasi persinggahan kelompok tersebut.

Saat penindakan dilakukan, kelompok yang diduga OPM tersebut melarikan diri menuju kawasan hutan dan ketinggian, yang mengarah ke Kampung Kulapa. Hasil pemeriksaan, personel mengamankan senjata api,senjata rakitan, amunisi, dan sejumlah barang bukti lainnya.

"Keberhasilan tersebut menjadi gambaran nyata ketangguhan prajurit Koops TNI Habema dalam melaksanakan tugas di tengah medan Papua yang berat dan penuh tantangan," ujarnya.

Wirya menegaskan patroli tersebut dilaksanakan secara selektif, terukur, profesional, dan tetap mengutamakan keselamatan masyarakat serta nilai-nilai kemanusiaan, para prajurit terus hadir untuk menjaga keamanan dan memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Papua. (antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : M. Kusdharmadi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hampir 10 Tahun Mengajar Tanpa Honor Tetap, Kapolri Berangkatkan Guru Ngaji Umrah Gratis
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Lomba Agustusan di RAP Nginden Semolo Surabaya Diikuti Puluhan Anak Berkebutuhan Khusus
• 15 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
TNI Kirim 27 Ton Bantuan Korban Gempa NTT
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Sejarah Gempa Dahsyat di Bali hingga Nusa Tenggara Akibat Sesar Naik Flores
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Bocah 14 Tahun Tembak Kakek-Nenek, Pemerintah Langsung Razia Ketat
• 23 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.