Pantau - Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI), Federasi Teknologi Informasi Indonesia (FTII), dan Asosiasi Piranti Lunak Telematika Indonesia (ASPILUKI) kembali menggelar developerday.id 2026 untuk mengembangkan talenta teknologi sekaligus mempertemukan pengembang dengan industri dan calon investor.
Pendaftaran developerday.id 2026 dibuka mulai 14 Agustus hingga 14 Oktober 2026 sebelum dilanjutkan dengan seleksi proposal pada 15-18 Oktober 2026.
Ketua PANDI Isnawan mengatakan penyelenggaraan untuk kedua kalinya tersebut diharapkan berkembang menjadi kegiatan teknologi unggulan yang mampu melahirkan talenta terbaik Indonesia.
"Kami ingin menjadikan developerday.id sebagai event ikonik dan rujukan bagi para pengembang lokal, sekaligus menjadi ruang yang mempertemukan developer dengan calon investor," ujar Isnawan.
Inovasi Indonesia Didorong Bersaing secara GlobalKetua FTII Andi Budimansyah mengatakan developerday.id diharapkan mendorong lahirnya inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat dan memiliki kemampuan bersaing di tingkat internasional.
"Kami berharap developerday.id dapat menemukan talenta-talenta Indonesia yang mampu menghadirkan inovasi bagi masyarakat dan bersaing di tingkat global," katanya.
Ketua ASPILUKI Irwin Day menilai pertumbuhan sektor aplikasi menjadi momentum untuk semakin memperkuat ekosistem pengembang perangkat lunak nasional.
Nilai investasi sektor aplikasi pada 2025 tercatat sekitar Rp54,18 triliun, sedangkan jumlah pengembang di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar dua juta orang.
"developerday.id merupakan langkah baik yang perlu dilanjutkan secara berkelanjutan untuk memperkuat kualitas dan daya saing pengembang Indonesia," ujarnya.
Sebanyak 18 Tim Terbaik Akan DipilihProposal yang masuk dalam developerday.id 2026 akan diseleksi pada 15-18 Oktober sebelum 18 tim terbaik diumumkan pada 24 Oktober 2026.
Tim yang terpilih selanjutnya menjalani persiapan menuju kegiatan utama developerday.id 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 10 November 2026.
Penyelenggaraan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan talenta dan produk teknologi Indonesia untuk mengikuti APICTA Award 2026 pada 7 Desember 2026.
PANDI bersama FTII dan ASPILUKI berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat ekosistem inovasi digital nasional, meningkatkan daya saing pengembang Indonesia, serta membuka peluang agar karya teknologi dalam negeri semakin dikenal secara global.




