Liputan6.com, Jakarta - Bantuan makanan dan tenda untuk warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai disalurkan. Namun, distribusi bantuan belum berjalan optimal karena warga mengungsi tersebar di sejumlah titik.
Bupati Manggarai, Herybertus Geradus Laju Nabit mengatakan, kondisi tersebut menjadi salah satu kendala dalam penanganan warga terdampak. Bantuan lebih mudah disalurkan ketika warga berkumpul di satu lokasi pengungsian. Sementara sebagian masyarakat memilih bertahan di sekitar rumah masing-masing.
Advertisement
"Di pengungsian bantuan memang belum optimal karena di satu tempat lebih mudah tertangani. Yang kesulitan, wilayah yang tidak berkumpul di satu tempat misalnya di Cibal, Cibal Selatan," jelas Herybertus saat dihubungi Liputan6.com, Minggu (16/8/2026).
Karena itu, pemerintah daerah masih melakukan pendataan warga terdampak sebelum bantuan disalurkan lebih lanjut. Pendataan dilakukan oleh kepala desa dan perangkat desa untuk kemudian dilaporkan kepada pemerintah daerah.
"Kita masuk dengan pendataan dulu. Kepala desa dan staf jalankan pendataan dulu. Baru laporkan ke kami," katanya.



