Grid.ID – Menjelang perayaan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia atau HUT RI ke-81, aktor Dimas Aditya ikut memberikan refleksinya mengenai kondisi bangsa. Di tengah kemeriahan peringatan kemerdekaan Indonesia, suami Tika Bravani ini menyoroti kondisi ekonomi Indonesia saat ini.
Ditemui dalam acara peluncuran poster film Urang Bunian di kawasan Cawang, Jakarta Timur, Senin (10/8/2026), Dimas Aditya menyampaikan harapannya bagi masa depan Indonesia.
Optimisme di Tengah Tantangan Ekonomi dan Politik
Bagi Dimas, setiap kali Indonesia merayakan hari jadinya, doa terbaik selalu ia panjatkan. Ia percaya bahwa optimisme adalah modal utama bagi setiap warga negara untuk menghadapi situasi sulit.
"Aku selalu berharap setiap kali Indonesia merayakan ulang tahunnya, semoga sesuatu yang baik akan ada di depan," kata Dimas Aditya.
"Tetap optimis, tetap berdoa, karena bagaimana pun juga ini adalah negara kita tercinta," lanjut Dimas Aditya.
Meski demikian, Dimas tak menampik bahwa masih banyak "pekerjaan rumah" yang harus dibenahi oleh bangsa ini, terutama dari sisi ekonomi dan politik.
"Yang masih layak diperjuangkan, yang harus kita pertahankan adalah optimisme kita sebagai warga negara. Yang harus diperjuangkan itu banyak sih, dari segi ekonomi, politik, khususnya itu," tegasnya.
Enggan Ikut Lomba 17-an di Dunia Nyata
Jika dalam film terbarunya Dimas berperan sebagai sosok TNI yang tangguh dan disiplin, hal berbeda justru terlihat di kehidupan sehari-hari menjelang 17 Agustus. Dimas mengaku bukan tipe orang yang hobi terjun langsung dalam perlombaan tradisional di lingkungan rumahnya.
"Oh, kalau lomba (17-an) enggak. Istriku sama anakku yang ikut," ungkapnya sambil tertawa.
Saat ditanya alasannya absen dari perlombaan panjat pinang atau balap karung, Dimas menjawab dengan santai.
"Aku memang enggak suka saja kalau ikutan lomba," tambah pemeran film Urang Bunian tersebut.
Walaupun memiliki catatan kritis terhadap kondisi ekonomi dan politik saat ini, Dimas menekankan bahwa rasa cinta kepada tanah air tidak boleh pudar. Ia mengajak masyarakat untuk tetap solid dan saling mendoakan demi kemajuan bersama.(*)
Artikel Asli




