Lomba tarik bus di Terminal Kalideres, Jakarta Barat berlangsung meriah dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI. Warga mengaku senang lantaran menurutnya beban bus tak seberapa daripada beban hidup.
Warga itu adalah kasir tiket Bus Putra Sulung dan Rona Indah, Ena (41). Dia mengaku sudah dua kali ikut lomba ini sejak tahun lalu.
"Rasanya seru. Ini sudah kedua kalinya saya ikut lomba tarik bus. Tahun lalu juga ikut. Beban hidup lebih berat daripada beban bus," kata Ena setelah lomba di lokasi, Minggu (16/8/2026).
Ena tak memungkiri bus yang ditariknya bersama teman-teman memang berat. Untuk itu dia menyiapkan diri dengan sarapan cukup.
"Aduh, berat banget pokoknya. Persiapannya disiapin tenaga. Alhamdulillah, sebelumnya juga nyiapin sarapan. Tapi tenaganya tiba-tiba hilang karena berat busnya," jelas dia.
Ena bersama 14 orang temannya menarik Bus Arimbi yang bobotnya sekitar 8 ton, dan menang dari tim pertama. Namun, bagi Ena hadiah berupa sembako bukanlah prioritas utama.
"Kita bukannya mengharapkan hadiahnya ya, buat keseruannya aja, buat ngerame-ramein 17 Agustus aja," ucapnya.
Selanjutnya Nila (47) warga lain yang juga merasakan pengalaman seru saat menarik bus yang lebih berat yakni bu double decker. Baginya, mengenai lebih berat mana antara beban hidup dan bus adalah hal yang beda.
"Jangan ditanya kalau beban hidup mah. Kalau beban hidup kan mental ya, kita jalanin aja. Kalau ini (bus) kan bareng-bareng, ketarik sama kita. Harus ada kerja sama kelompok," kata Nila.
(rdp/rdp)





