Pidato Prabowo di Sidang Tahunan Singgung Kewarganegaraan Ganda, Ini Alasannya

okezone.com
9 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mendorong pembahasan kebijakan kewarganegaraan ganda terbatas sebagai bagian dari upaya pemerintah menarik kembali talenta diaspora Indonesia yang berprestasi di luar negeri.

Gagasan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat, 14 Agustus 2026. Pemerintah menilai Indonesia perlu memiliki kebijakan yang mampu mempertahankan hubungan hukum dengan diaspora tanpa mengabaikan kepentingan nasional.

Juru Bicara Partai Gerindra Sugiat Santoso mengatakan, usulan tersebut merupakan bentuk kepedulian Prabowo terhadap diaspora Indonesia. Menurutnya, banyak anak bangsa berprestasi terpaksa melepas kewarganegaraan Indonesia karena tuntutan karier dan kesempatan bekerja di luar negeri.

Baca Juga :
Istana Pastikan Bakal Selektif Terkait Wacana Kewarganegaraan Ganda

"Negara tidak boleh lagi memaksa anak-anak bangsa yang hebat untuk memelihara dilema antara mengejar karier internasional dan kecintaan mereka pada Tanah Air," kata Sugiat kepada wartawan, Minggu (16/8/2026).

Sugiat menegaskan, kewarganegaraan ganda yang dibahas pemerintah bukan berarti membuka status tersebut secara bebas kepada seluruh warga negara. Kebijakan itu, kata dia, akan bersifat selektif dan ditujukan bagi talenta tertentu yang dinilai strategis bagi pembangunan Indonesia.

"Pemerintah tentu akan merancang regulasi dengan mekanisasi screening ketat, uji integritas, serta penentuan kewajiban yang jelas tanpa mengorbankan kedaulatan atau keamanan nasional," ujarnya.

Baca Juga :
Pemerintah Siap Beri Kewarganegaraan Ganda Bagi Diaspora Indonesia di Bidang Teknologi Digital

Dia mengatakan kebijakan tersebut dapat menjadi strategi untuk mengatasi persoalan brain drain atau keluarnya sumber daya manusia berkualitas dari Indonesia. Talenta Indonesia yang telah memiliki karier di bidang teknologi, riset, industri, olahraga, hingga seni diharapkan tetap memiliki ikatan hukum dengan Tanah Air.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BNPB Siagakan Helikopter Guna Percepat Distribusi Logistik di Lokasi Terdampak Gempa NTT
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Gempa NTT Sisakan Duka, Warga Maumere Bertahan di Pengungsian dan Antre Makanan
• 10 jam laludetik.com
thumb
Lagi-lagi 2 Pemain Timnas Indonesia Pukau Eropa! Justin Hubner dan Ole Romeny Starter, Bawa Fortuna Sittard Terus Unbeaten
• 20 jam lalutvonenews.com
thumb
Danai Proyek Baru, Sat Nusapersada (PTSN) Kantongi Kredit USD25 Juta
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
Wakil Bupati Sikka Sebut 1.264 Warga Mengungsi akibat Gempa M 7,7 di NTT
• 18 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.