Cerita Warga Terdampak Gempa di NTT: Macam Kiamat Saja

republika.co.id
23 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Bencana gempa yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) begitu mengguncang warga. Meski gempa dinilai sudah cukup familiar terjadi di Pulau Flores, namun kali ini kondisinya dianggap cukup parah.

Sevrin Waja (35 tahun), salah satu warga Kabupaten Nagekeo, NTT menceritakan pengalamannya saat gempa mengguncang Pulau Flores. Detik-detik gempa terjadi pada Sabtu pagi dini hari, sekira pukul 05.30 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Baca Juga
  • Lorde Teriakan Free Palestine! Saat Tampil di Festival Musik Denmark
  • Inilah yang Telah Dicapai Taliban Setelah 5 Tahun Penarikan Pasukan AS

“Saat itu baru saja bangun tidur, langsung berniat untuk bikin kopi di dapur, tiba-tiba atap rumah bergoyang. Awalnya saya mengira itu ayam di atap, tetapi lama kelamaan guncangan semakin keras, baru sadar kalau gempa,” kata Sevrin saat dihubungi Republika dari Jakarta, Ahad (16/8/2026).

Menurut pengakuan Sevrin, rasanya getaran gempa pada saat itu sangat bergejolak. Sampai-sampai ia menganggap terjadi kiamat.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Guncangannya memang kuat sekali, tidak seperti gempa yang selama ini sering terjadi, rasanya macam kiamat saja, guncang ke kiri-kanan, ada yang rasa macam diangkat ke atas kemudian dibanting,” ungkapnya.

Ia berujar, Pulau Flores berada di radius cincin api, Ring of Fire, sehingga masyarakat Flores sudah cukup akrab dengan gempa. Berdasarkan pengalamannya, Sevrin bahkan tidak bisa menghitung jumlah kuantitas gempa yang pernah ia rasakan selama hidup di Pulau Flores, saking banyaknya. Tetapi yang jelas, kali ini berbeda.

Sejurus kemudian saat menyadari gempa yang terasa amat keras, Sevrin bersama keluarga langsung berusaha mengamankan diri agar tidak terkena atau tertimpa material rumah. Pada saat itu, suara saut menyaut minta tolong terdengar dari rumah-rumah tetangganya. Nuansa kepanikan sangat kentara.

Gempa merusak bangunan di Pelabuhan El Say, Kabupaten Sikka, NTT.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Solidaritas Bagi Korban Gempa NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan HUT ke-81 RI hingga Tuai Pujian
• 8 menit lalugrid.id
thumb
TNI Habema Sita Senjata Jelang HUT RI ke-81 di Kampung Gamaagai Papua, Gelar Upacara di Wilayah Terisolasi
• 6 jam laludisway.id
thumb
Tampil Berkebaya Merah di Istana, Angela Tanoesoedibjo: Semoga Indonesia Semakin Bersatu
• 5 jam lalurctiplus.com
thumb
Cek Harga BBM Pertamina Terbaru 17 Agustus 2026
• 8 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perang Rusia dan Ukraina Memanas, Pabrik Baja-Gandum Jadi Sasaran
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.