Saham BYAN Melejit 20% di Tengah Kabar Rencana Akuisisi oleh Haji Isam

wartaekonomi.co.id
7 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN) sempat melonjak tajam pada perdagangan Jumat (14/8/2026). Saham emiten batu bara tersebut ditutup di level Rp14.400 per saham, naik sekitar 20% dari posisi sebelumnya. 

Kenaikan ini membuat kapitalisasi pasar Bayan Resources mencapai sekitar Rp480 triliun.

Lonjakan harga BYAN terjadi setelah muncul kabar mengenai rencana pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam untuk mengakuisisi sekitar 62,2% saham Bayan Resources yang dikaitkan dengan kepemilikan Low Tuck Kwong dan afiliasinya.

Rumor tersebut semakin menjadi perhatian setelah Haji Isam bersama Low Tuck Kwong dan Norman Joesoef melakukan peninjauan ke area operasional tambang Bayan Resources di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, pada Sabtu (15/8/2026).

Sebelum lonjakan pada Jumat, pergerakan saham BYAN relatif datar. Pada 10 Agustus, saham ditutup Rp12.025 dan kemudian berada di level yang sama pada 11 dan 12 Agustus.

Pada 13 Agustus, saham BYAN hanya turun tipis ke Rp12.000. Namun, sehari setelahnya saham langsung melonjak hingga Rp14.400.

Baca Juga: Haji Isam Siap Akuisisi 62,2 Persen Saham Bayan Resources

Baca Juga: Setelah Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid, Haji Isam Juga Temui Seskab Teddy Bahas Investasi

Nilai transaksi juga meningkat drastis. Pada 14 Agustus, sekitar 1,27 juta saham BYAN diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai Rp17,20 miliar dan frekuensi 984 kali. Sementara pada hari sebelumnya, volume perdagangan hanya sekitar 10,1 ribu saham dengan nilai transaksi Rp121,28 juta.

Investor asing juga tercatat melakukan net buy sekitar Rp2,01 miliar pada perdagangan tersebut.

.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Fakta Menarik Henhen Herdiana Usai Dipinjamkan Persib Bandung ke PSM Makassar
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Efisiensi BUMN Hemat Rp50 Triliun, Nasim Soroti Nasib Pekerja
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Menhan Jepang Koizumi Kunjungi Kuil Yasukuni, Tiongkok dan Korsel Mengecam
• 23 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Wisata Gunung Bromo Masih Tutup Meski Kebakaran Telah Padam, Ini Alasannya
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Pertamina Patra Niaga Gelar Tebus Murah Paket Sembako, Hasil Penjualan akan Disumbangkan ke Korban Gempa NTT 100%
• 3 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.