jpnn.com, JAKARTA - MPR RI bekerja sama dengan Pimpinan Pusat Persatuan Islam Istri menggelar Sosialisasi Empat Pilar Berbasis Komunitas di Artotel Suites Aquila Bandung, Sabtu (15/8).
Sebanyak 250 guru Paud Persatuan Islam Istri se Bandung Raya, Garut dan Sumedang turut serta dalam acara tersebut, dari awal hingga akhir.
BACA JUGA: Ahmad Muzani Pastikan Sidang Tahunan MPR RI Digelar 14 Agustus, Berikut Agendanya
Wakil Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Muhammad Hoerudin Amin mengatakan bangsa yang tercerabut dari nilai nilai dasar dan ideologinya, adalah bangsa yang menuju kehancuran.
Meski banyak nilai nilai asing yang masuk, Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai konstitusi negara, NKRI sebagai bentuk negara dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara harus terus diajarkan kepada generasi muda.
BACA JUGA: Gelar FKP, Setjen MPR Berkomitmen Tingkatkan Standar Pelayanan Sosialisasi Empat Pilar
“Karena nilai nilai itulah negara Indonesia yang beragam, ini masih terus bersatu, luput dari ancaman perpecahan yang terus muncul bergantian. Dan sampai kapanpun, kita akan terus menjaga, mempertahankan dan mengajarkannya kepada generasi muda, agar Indonesia yang kita cintai senantiasa lestari,” ujar Muhammad Hoerudin Amin.
Anggota F PAN MPR Dapil Jawa Barat XI, itu berharap guru-guru Paud Persatuan Islam Istri, mau mengajarkan nilai-nilai Empat Pilar MPR kepada anak-anak sejak dini, dimulai dari hal-hal yang sederhana. Seperti, menjaga kebersihan, saling tolong, bekerjasama dan toleransi.
BACA JUGA: Selamat, SMAN 1 Tanjung Selor Tembus Grand Final LCC Empat Pilar MPR Tingkat Nasional
“Kalau nilai-nilai kebaikan, itu sudah menjadi kebiasaan sejak kecil, maka saat mereka sudah besar telah mendarah daging menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga tanpa diminta mereka akan melaksanakan nilai nilai kebaikan itu sebagai panggilan hati,” ujar Hoerudin Amin.
Sebelumnya, Ketua umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam Istri Dra. Hj. Lia Yuliani S. Ag., meminta para guru Paud Persatuan Islam Istri, yang ikut dalam Sosialisasi Empat Pilar Berbasis Komunitas, menjadi duta empat pilar.
Mereka harus terlibat aktif menyampaikan empat pilar kepada anak-anak sejak usia dini. Juga kepada masyarakat baik di rumah maupun sekolah
“Semakin cepat kita mengenalkan empat pilar kepada mereka, semakin besar peluang, keberhasilan kita menanamkan kebaikan pada mereka. Itu artinya semakin cepat semakin baik, sebelum mereka mengenal nilai-nilai lain di luar sana,” kata Lia Yuliani.
Selain itu Yuliani berharap, orang-orang terdekatlah yang semestinya mendapat kesempatan pertama dikenalkan empat pilar.
Dimulai dari keluarga, tetamggadan saudara.
“Orang terdekatlah yang diprioritaskan, agar ketika mulai mengenalkan kepada lingkungan, keluarga kita terlebih dahulu sudah melaksanakannya,” tambah Yuliani. (jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Juara I LCC Empat Pilar MPR, SMAN 12 Ambon Siap Wakili Maluku di Tingkat Nasional
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com




