jpnn.com, JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT Pelni bergerak cepat menyediakan fasilitas pengiriman bantuan logistik gratis melalui jaringan kapal penumpangnya untuk membantu untuk menyelamatkan korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT).
Langkah ini diambil guna mempercepat distribusi kebutuhan dasar melalui jaringan kapal.
BACA JUGA: Lebih 5.000 Warga Korban Gempa NTT Bertahan di Pengungsian
"Fasilitas ini menjadi bentuk kepedulian Pelni untuk membantu mempercepat distribusi kebutuhan dasar bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana," kata Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut sekaligus Ketua Tim Posko Bantuan Pelni Untuk NTT Hana Suhardi dalam keterangan terkonfirmasi di Jakarta, Minggu.
Melalui program itu, perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sektor pelayaran itu menerima barang bantuan dari berbagai wilayah Indonesia untuk diangkut menggunakan kapal penumpang Pelni sesuai dengan rute regulernya.
BACA JUGA: Yorrys Raweyai Minta Seluruh Pihak Berkoordinasi untuk Selamatkan Korban Gempa NTT
Bantuan yang dapat dikirim berupa kebutuhan utama masyarakat terdampak seperti makanan, air minum dalam kemasan, tenda, terpal, selimut, perlengkapan tidur, penerangan, obat-obatan dan perlengkapan medis, popok anak dan dewasa, pembalut, susu dan makanan bayi.
"Seluruh bantuan yang dikirim wajib merupakan barang kemanusiaan dan tidak diperuntukkan untuk tujuan komersial," tegasnya.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako Banpres untuk Korban Gempa NTT
Ia mengatakan fasilitas pengiriman gratis tersebut merupakan bentuk kontribusi Pelni dalam mendukung penanganan masyarakat terdampak gempa di NTT.
"Kami membuka akses pengiriman bantuan secara gratis agar bantuan dapat disalurkan dengan lebih mudah. Kami siap memanfaatkan jaringan pelayaran Pelni untuk membantu mempercepat distribusi logistik kemanusiaan ke wilayah terdampak,” tutur Hana.
Hana menjelaskan pengiriman bantuan akan mengikuti trayek dan jadwal reguler kapal Pelni. Pengiriman awal akan dilakukan menggunakan KM Tidar yang dijadwalkan berangkat dari Surabaya pada Minggu (16/8) pukul 22.00 WIB.
Selanjutnya, bantuan akan diangkut menggunakan kapal Pelni lainnya sesuai dengan rute dan jadwal keberangkatan masing-masing kapal.
“Kami mengajak lembaga, komunitas, atau instansi untuk bersama-sama membantu saudara kita di NTT. Semoga fasilitas ini dapat memperlancar penyaluran bantuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang terdampak gempa,” tutur Hana.
Pelni berharap akses itu dapat memperkuat distribusi logistik kemanusiaan sekaligus mendukung percepatan penanganan dan pemulihan masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.
Adapun syarat dan ketentuan pengiriman bantuan kemanusiaan melalui kapal Pelni, yakni pertama biaya pengangkutan bantuan kemanusiaan dibebaskan atau tidak dikenakan biaya kepada pengirim.
Kedua, pengiriman mengikuti trayek dan pelabuhan yang dilalui kapal Pelni, dengan tujuan akhir sesuai rute kapal; ketiga melampirkan surat pengantar resmi dari lembaga, komunitas, atau instansi.
Keempat, melampirkan daftar barang (packing list) yang memuat jenis dan jumlah bantuan; kelima jenis barang yang dapat dikirim berupa makanan kemasan dan kebutuhan pokok, obat-obatan, pakaian layak pakai, selimut dan alas tidur, popok dan makanan bayi, peralatan kebersihan, kebutuhan dasar dan logistik kemanusiaan lainnya.
Keenam, bantuan wajib dikemas atau dibungkus dengan baik dan rapat menggunakan kardus, karung, atau peti yang kuat dan sesuai dengan jenis barang.
Ketujuh, barang yang mudah pecah wajib diberikan penandaan seperti “Fragile" atau keterangan penanganan lainnya.
Kedelapan, barang yang tidak dapat dikirim antara lain bahan yang mudah meledak atau mudah terbakar, cairan atau bahan berbahaya, bahan kimia beracun, barang yang dilarang berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan, barang yang dapat membahayakan keselamatan pelayaran, awak kapal, penumpang, maupun muatan lainnya.
"Informasi lebih lanjut terkait program bantuan dan jadwal kapal dapat menghubungi kantor cabang Pelni terdekat, Contact Center PELNI (021) 162 atau WhatsApp resmi Pelni di 0811-1621-162," katanya.(antara/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




