VIVA –Kesehatan adalah segalanya, ungkapan tersebut memang ada benarnya. Dengan tubuh yang sehat, seseorang bisa menikmati hidup sepenuhnya, mengejar berbagai kesempatan dan impian, serta tetap aktif dan mandiri seiring bertambahnya usia.
Menjaga kesehatan bukan sekadar soal menghindari dokter. Lebih dari itu, diperlukan komitmen untuk menjaga berbagai faktor penting yang mendukung umur panjang, mulai dari latihan kekuatan, pola makan sehat, mengelola stres, hingga mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas.
Namun, rutinitas hidup sehat pun tidak selalu bisa melindungi seseorang dari semua masalah kesehatan. Sebagian faktor berada di luar kendali, termasuk faktor genetik dan penyakit kronis. Keduanya dapat meningkatkan risiko berbagai penyakit serius, termasuk kanker.
Bagi banyak pria, kanker prostat mungkin dianggap sebagai masalah yang baru perlu dipikirkan nanti. Padahal, anggapan tersebut sebaiknya dihindari.
Kanker prostat merupakan salah satu jenis kanker yang paling sering ditemukan pada pria di Amerika Serikat. Menurut data CDC, terdapat 255.395 kasus baru kanker prostat pada 2022. Di Indonesia, Global Cancer Statistics menunjukkan bahwa kanker prostat adalah kanker kelima yang paling umum terjadi pada pria di Indonesia, dengan jumlah kasus baru sebanyak 13.563 pada tahun 2020 sebagaimana juga dilansir dari data International Agency for Research on Cancer dari World Health Organization.
Terlepas dari tingginya angka kasus kanker prostat pada pria di Indonesia, 70 persen pria yang terdiagnosa dengan kanker prostat baru mencari pengobatan medis ketika sudah terlambat. Kebanyakan pasien mencari pengobatan ketika mereka sudah mencapai stadium akhir kanker.
Dengan angka tersebut, mengenali tanda-tanda yang perlu diwaspadai menjadi bagian penting dari upaya menjaga kesehatan, terutama bagi pria yang memasuki usia 45 tahun ke atas. Lantas apa saja tandanya? Berikut ini lima tanda kanker prostat yang sering tidak disadari pria seperti dikutip dari laman Mens Health, Senin 17 Agustus 2026.
1. Perubahan Kebiasaan Buang Air Kecil
Prostat terletak tepat di bawah kandung kemih dan mengelilingi uretra, saluran yang membawa urine keluar dari tubuh. Ketika terjadi pertumbuhan tumor, kondisi tersebut dapat memberikan tekanan pada struktur di sekitarnya dan menyebabkan perubahan saat buang air kecil.





