Phapros Perkuat TJSL, dari Layanan Kesehatan hingga Konservasi

republika.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG — PT Phapros Tbk memperluas penerapan prinsip environmental, social, and governance (ESG) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang mencakup akses kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan pemulihan lingkungan. Program tersebut dijalankan melalui sejumlah kegiatan yang menyasar kebutuhan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Salah satu program sosial Phapros dilakukan melalui dukungan terhadap layanan kesehatan gratis dalam kegiatan Bakti Indonesia: Gerakan Derma Sosial dalam Keberagaman Indonesia yang digelar Yayasan Bakti Keberagaman Indonesia (YBKI) di Klenteng Agung Sam Poo Kong, Semarang, Jawa Tengah, 6-8 Agustus 2026.

Baca Juga
  • Krom Bank Luncurkan Kromovement, Gerakan CSR Berkelanjutan untuk Indonesia
  • Incar Dana CSR, Gubernur DKI Pastikan Revitalisasi Masjid JIC Usai Kebakaran Empat Tahun Lalu

Masyarakat dalam kegiatan tersebut mendapatkan pemeriksaan kesehatan umum, gigi, mata, jantung, hingga deteksi dini kanker payudara. Phapros mendukung layanan pengobatan gratis melalui penyediaan obat-obatan dan multivitamin.

Direktur Utama PT Phapros Tbk Intan Abdams Katoppo mengatakan, dukungan tersebut sejalan dengan fokus TJSL perusahaan dalam meningkatkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Kegiatan ini sejalan dengan pilar sosial kebijakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Phapros, yaitu untuk meningkatkan kesehatan dan kualitas SDM sekitar. Oleh sebab itu, kami turut mendukung kegiatan YBKI ini dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Intan, Kamis (6/8/2026).

Menurut Intan, program kesehatan tersebut juga mengangkat aspek keberagaman karena kegiatan digelar di Klenteng Agung Sam Poo Kong yang memiliki sejarah akulturasi budaya dan menjadi ruang pertemuan masyarakat dari berbagai latar belakang.

Selain layanan kesehatan, kegiatan tersebut diisi diskusi publik dan health talk mengenai kesehatan, kebangsaan, toleransi, dan keberagaman. Sejumlah narasumber yang hadir antara lain Sujiwo Tejo, Inayah Wahid, Dr. Riamiyati, dan psikolog Peter Nelwan.

Program kesehatan tersebut merupakan salah satu pelaksanaan TJSL Phapros yang mencakup empat bidang, yakni sosial, ekonomi, lingkungan, serta hukum dan tata kelola.

Pada bidang lingkungan, Phapros mencatat telah menanam 1.030 bibit mangrove di wilayah Semarang Utara dan Semarang Mangrove Centre serta 130 cemara laut untuk mendukung program Mageri Segoro. Perusahaan juga menjalankan konservasi keanekaragaman hayati melalui penanaman sejumlah jenis tanaman lokal.

Sementara itu, pada bidang ekonomi, Phapros menyalurkan pendanaan usaha mikro dan kecil (UMK) sebesar Rp4,19 miliar kepada 58 mitra baru sepanjang 2025. Perusahaan juga memberikan pelatihan eco enzyme kepada lima kelompok UMKM dengan mengolah limbah kulit buah dan sayuran menjadi produk seperti pembersih lantai, pupuk cair, dan sabun antibakteri.

Phapros juga menjalankan Program Siger Wanita di Desa Rahtawu, Kudus, sejak Desember 2025. Program tersebut berfokus pada edukasi pencegahan anemia untuk meningkatkan kesehatan remaja putri.

Berbagai program tersebut, kata Intan, menunjukkan penerapan ESG Phapros mencakup sejumlah aspek yang berkaitan langsung dengan masyarakat, mulai dari akses layanan kesehatan, penguatan ekonomi hingga konservasi lingkungan. Pelaksanaannya dilakukan melalui program yang menyasar kebutuhan dan kapasitas masyarakat di masing-masing wilayah.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
[FULL] Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Korban Tewas Gempa Flores Jadi 53 Orang, Tiga Rumah Sakit Rusak Berat
• 13 jam lalukompas.id
thumb
Tim Gabungan Masih Siaga di Bromo Antisipasi Titik Asap Baru
• 10 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Fakta-Fakta Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang Jarang Diketahui
• 20 jam lalubeautynesia.id
thumb
Penanganan Gempa NTT, Pemerintah Kirim 27 Ton Bantuan Logistik
• 17 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.