Aksi Penyelundupan WN India Nyaris 1 Ton Emas dalam Sebulan

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Bareskrim Polri membongkar sindikat penyelundupan emas ilegal yang dijalankan dua warga negara (WN) India. Tak tanggung-tanggung, dalam sebulan pelaku mampu mengirimkan nyaris satu ton emas ilegal ke luar negeri.

Dirangkum detikcom, Senin (17/8/2026), dua WN India itu ditangkap di kawasan Jakarta Utara. Kedua pelaku tercatat masuk ke Indonesia sejak dua bulan lalu.

"Kami berhasil mengamankan dua orang warga negara India kebetulan sesuai dengan paspor yang ada. Kami lakukan penyitaan," kata Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri Brigjen Moh Irhamni kepada wartawan, Minggu (16/8).

Kedua WN India tersebut rutin mengirimkan emas ilegal ke Dubai. Dari dua lokasi yang digeledah, polisi menemukan dua batang emas seberat masing-masing 1 kilogram. Petugas juga menyita alat pengolahan emas ilegal sebelum nantinya diselundupkan ke Dubai.

Baca juga: Video: Momen Evakuasi Ibu Melahirkan di Tengah Gempa NTT

"Kita temukan 2 kilogram setengah emas, dua batang ini 1 kilo, 1 kilo kemudian yang dalam bentuk cincin kurang lebih setengah kilo tersimpan di dalam brankas ini," tuturnya.

Selain itu, polisi menyita barang bukti residu hasil pengolahan emas. Ada 18 keeping hasil residu pengolahan emas yang masing-masing memiliki berat 1 kg.

"Ada 18 keping kurang lebih 18 kilo, berarti emas murninya yang sudah diselundupkan kan mungkin berapa puluh kali lipat mungkin sepuluh kali lipat yang ada ini hanya residunya," tuturnya.

Kirim Nyaris 1 Ton Emas Ilegal dalam Sebulan ke Luar Negeri

Bareskrim mengungkap hasil produksi yang mampu dihasilkan oleh kedua pelaku. Dua WN India itu ternyata mampu menghasilkan 30 kg emas tiap harinya.

"Kurang lebih satu hari sesuai informasi yang kami terima sehingga kami bisa melakukan penegakan hukum itu kurang lebih 30 kilogram per hari. Bisa dibayangkan 30 kilogram itu kali 30 hari kurang lebih 1 ton," kata Irhamni.

Irhamni mengatakan dua orang tersebut telah berada di Indonesia sejak 2 bulan lalu dengan menggunakan visa kerja perdagangan. Emas yang diselundupkan itu juga berasal dari pertambangan ilegal.

Baca juga: Belum Terkuak Siapa Pemilik 1,3 Kg Emas di Kasus Suap Pajak

"Jadi kegiatan penambangan ilegal itu dari mulai hulu sampai hilir patut diduga penjualannya atau trading-nya tidak dilaksanakan atau dilakukan di dalam negeri, akan tetapi banyak yang diselundupkan terutama oleh para penyelundup itu ke Dubai," ujarnya.

Bareskrim menangkap dua orang itu di Jakarta Utara. Polisi masih memburu kelompok lain yang terlibat.

"Memang masih banyak yang berkeliaran di wilayah seputaran sini, di daerah Sunter, akan tetapi yang kita amankan berhasil dua orang," tuturnya.




(ygs/ygs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Vino G Bastian Naikkan Berat Badan untuk Peran di Film Ayah, Aku Mau Cerita
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Resiliensi Kemerdekaan Berkesadaran
• 4 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bupati Mimika minta Paskibraka jadikan disiplin sebagai karakter
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Akurasi Data dalam Pendistribusian dan Pendayagunaan ZIS-DSKL
• 12 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kecelakaan Maut di Bekasi, Pasutri Tewas Ditabrak Wing Box
• 10 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.