jpnn.com - Ribuan warga tampak sangat antusias menghadiri upacara Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 RI di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, pada Senin (17/8).
Salah satunya yang dialami oleh Yuniartika Permata Sari. Yuni datang langsung dari Palembang, Sumatera Selatan untuk menghadiri upacara di Istana.
BACA JUGA: Dini Hari, Seskab Teddy Keliling Istana Menyapa Sejumlah Warga, Berikut Percakapannya
Yuni adalah salah satu warga yang berhasil memenangkan "war" tiket untuk menghadiri upacara di pusat pemerintahan itu.
"Iya, aku datang langsung dari Palembang, diantar oleh keluarga," ucap Yuni.
BACA JUGA: Ricuh Pengibaran Bendera Bulan Bintang di Aceh, DPRA Konsultasi dengan Kemendagri
Dia bahkan sudah bersiap sejak pukul 01.00 WIB malam termasuk bersolek dan memakai baju adat Palembang. Wanita 22 tahun itu kemudian berangkat menuju Istana pada pukul 03.30 WIB.
Dia pun mengungkapkan rasa bahagia akhirnya bisa menghadiri upacara di Istana Negara.
BACA JUGA: Warga Padati Istana Negara, Antusias Hadiri Upacara HUT ke-81 RI
"Senang banget, senang banget Kak. Akhirnya ngerasain enggak cuman liat di TV," kata dia.
Di HUT ke-81 Indonesia itu, Yuni berharap Indonesia semakin maju terutama dari segi ekonomi.
"Yang kurang mampu tuh bisa tertolongkan lah gitu. Terus banyak lapangan pekerjaan. Semoga bencana alam juga berkurang," tuturnya.
Warga lainnya, Lutfi Oktafiansyah datang dari Tangerang dan sudah bersiap sejak pukul 14.00 WIB. Lutfi memilih mengenakan baju adat Jawa meski dia berasal dari Suku Sunda.
"Aku aslinya Sunda, tapi ini keberagaman saja," ucap Lutfi sembari tersenyum.
Sementara itu, Ilman yang merupakan warga Jakarta Timur memilih menggunakan baju adat Sulawesi.
Dia pun berharap agar HUT RI tahun ini bukan hanya perayaan dan peringatan semata, tetapi juga momen perbaikan dan kemajuan negara.
"Menurut saya cukup di perekonomiannya aja sih. Apalagi kan banyak nih ya, rakyat yang menengah, buat kuliah tuh susah tapi desilnya ditinggiin, entah kenapa kayak gitu, banyak yang kayak gitu tuh. Jadi, perekonomian itu harus dibenerin banget," harap Ilman.
Adapun, kegiatan Kirab Bendera Pusaka Dalam Rangka Upacara Pengibaran dan Penurunan Bendera Pusaka akan dilaksanakan mulai pukul 08.00 sampai dengan 12.00 WIB.
Selain itu, pertunjukan 1.500 unit drone hingga immersive show, kembang api, dan video mapping.
Selain pertunjukan drone, pemerintah juga menyiapkan berbagai immersive show di sekitar kawasan Bundaran HI dan Monumen Nasional (Monas).(Dit/JPNN)
Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi




