Tokopedia dan TikTok Shop Perkuat #BeliLokal untuk Dukung UMKM Naik Kelas

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia, semangat mendukung produk lokal kembali digaungkan melalui Perayaan Kolaborasi #BeliLokal dari Tokopedia dan TikTok Shop. Program ini mempertemukan pelaku usaha, kreator, komunitas, serta berbagai mitra untuk membuka lebih banyak peluang bagi UMKM Indonesia agar dapat berkembang dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Bukan lagi sekadar kampanye, #BeliLokal kini dikembangkan sebagai ekosistem pemberdayaan yang hadir sepanjang tahun. Dukungan yang diberikan mencakup peningkatan kapasitas usaha, edukasi digital, pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB) dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI), hingga pemanfaatan Discovery Commerce untuk membantu produk lokal lebih mudah ditemukan konsumen.

Stephanie Susilo, Executive Director Tokopedia & TikTok Shop Indonesia, mengatakan bahwa pengembangan UMKM membutuhkan lebih dari sekadar akses terhadap pasar. “Kami percaya setiap UMKM Indonesia memiliki potensi untuk terus berkembang apabila didukung oleh kapabilitas yang tepat, peluang untuk lebih mudah ditemukan oleh konsumen, serta ekosistem yang kuat,” ujarnya.

Penjualan produk lokal tumbuh 51 persen

Dampak ekosistem tersebut terlihat dari perkembangan #BeliLokal pada Semester I 2026. Jumlah penjual yang berpartisipasi meningkat 50 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025, sementara nilai transaksi atau GMV tumbuh 14 persen.

Pada periode yang sama, jumlah produk lokal yang terjual meningkat 51 persen hingga mencapai hampir 700 juta produk. Pertumbuhan juga tercatat pada sejumlah kategori, termasuk fesyen yang naik 22 persen dan FMCG sebesar 12 persen.

Selain mendorong penjualan, #BeliLokal juga memperluas akses pelaku usaha terhadap berbagai bentuk edukasi dan kolaborasi. Hingga kini, lebih dari 4.800 UMKM, kreator, dan affiliate telah mengikuti program edukasi #BeliLokal. Mayoritas peserta berasal dari luar Jabodetabek, sementara sekitar setengah pelatihan diselenggarakan di luar Pulau Jawa.

Dukungan tersebut hadir melalui berbagai program, mulai dari Waktunya STARt!, lokakarya bisnis, edukasi NIB dan HKI, hingga #JualanNyaman. Pelaku usaha juga dapat memanfaatkan konten video, LIVE Shopping, serta kolaborasi dengan kreator dan affiliate untuk memperluas visibilitas produknya.

Membuka peluang bagi brand lokal

Pertumbuhan ekosistem #BeliLokal juga dirasakan oleh pelaku usaha dari berbagai kategori. Salah satunya Facetology, brand kecantikan lokal yang berdiri sejak 2022 dan mengembangkan produk berbasis smart science. Melalui konten, LIVE Shopping, kolaborasi dengan kreator, serta program #BeliLokal, Facetology memanfaatkan ekosistem digital untuk memperluas visibilitas dan menjangkau konsumen.

Hal serupa dilakukan Apelicious, brand camilan sehat asal Malang yang memanfaatkan LIVE Shopping, Flash Sale, serta kolaborasi dengan kreator dan afiliator. Perkembangan bisnisnya turut membuka peluang bagi hampir 120 karyawan lokal serta mendukung kerja sama dengan petani buah dan sayur dari berbagai wilayah.

Kehadiran #BeliLokal juga menjadi bagian dari upaya mempertemukan produk lokal dengan konsumen yang lebih luas. Melalui inisiatif seperti #LokalMendunia, One City One Product (OCOP), dan berbagai roadshow, ekosistem ini diarahkan untuk membantu produk khas daerah mendapatkan lebih banyak kesempatan untuk dikenal dan berkembang.

Beri apresiasi untuk pelaku usaha dan kreator

Dalam Perayaan Kolaborasi #BeliLokal, Tokopedia dan TikTok Shop turut memberikan apresiasi kepada sejumlah pelaku usaha dan kreator yang dinilai berkontribusi dalam memperluas jangkauan produk lokal.

Penghargaan tersebut mencakup beberapa kategori, mulai dari Pahlawan Beli Lokal, Seller Lokal Inspiratif, Seller Lokal Bersinar, Beli Lokal Creator Challenge, hingga Beli Lokal Mendunia. Penghargaan Pahlawan Beli Lokal diraih oleh @eatsambel, sementara @aerostreet menjadi penerima penghargaan Pahlawan Beli Lokal Favorit.

Melalui rangkaian program dan apresiasi tersebut, #BeliLokal ingin menunjukkan bahwa pertumbuhan UMKM tidak hanya bergantung pada akses pasar. Dukungan terhadap kapasitas, edukasi, kreativitas, dan kolaborasi juga menjadi bagian penting agar semakin banyak pelaku usaha lokal dapat berkembang dan membawa produknya menjangkau konsumen yang lebih luas.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tarif Spesial Bagi Pengguna Commuter Line dan LRT Jabodetabek di Perayaan HUT RI Hanya Rp8, Begini Ketentuannya
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Susunan Upacara 17 Agustus 2026 Resmi untuk Semua Kalangan, Jangan sampai Ketinggalan!
• 23 jam laludisway.id
thumb
Apa Arti Dirgahayu? Ini Penjelasan dan Penggunaannya-Jadi Lebih Paham
• 19 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gempa NTT 7,7 M: Bantuan Mengalir, Rumah Sakit Lapangan Disiapkan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Saat Gen Z Mulai Melirik Pekerjaan Kuno, 12 Profesi Jadul Ini Kembali Populer di 2026
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.