REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Sejumlah masyarakat yang mengenakan pakaian berwarna merah putih mulai memadati kawasan Monas, Jakarta Pusat, menjelang Kirab Pengantaran Bendera Pusaka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
"Saya pakai baju merah putih sebagai lambang bendera Indonesia yang suci dan sarat dengan perjuangan," kata warga bernama Atiek saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta, Senin (17/8/2026).
Baca Juga
Sekjen MUI: Syukuri Kemerdekaan dengan Mewujudkan Kesejahteraan Rakyat
Komisi Fatwa MUI: Penerapan Desil untuk Bansos Diperbolehkan dalam Islam, Asal...
Ketika Waduk Menjadi Penjaga Sawah dan Sandaran Pengharapan Warga
Atiek mengatakan dirinya bersama kawan-kawannya antusias menonton kirab yang nantinya bendera akan diantar ke Istana Merdeka.
Dia mengaku sudah berada di lokasi sejak pukul 07.00 WIB dengan menaiki armada Transjakarta yang terjangkau dengan harga Rp 8.000. "Layanan ini bermanfaat bagi kami yang ingin berkeliling merayakan HUT Kemerdekaan," kata dia.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Sementara itu, warga bernama Stephanie mengaku mengenakan baju adat Makassar dan berdandan sejak dini hari, pukul 03.00 WIB.
"Saya dandan sejak pukul 03.00 WIB buat memeriahkan HUT RI," katanya.
Tak hanya untuk Indonesia, Stephanie turut menyampaikan doa khususnya kepada warga terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026).
Guncangan tersebut menimbulkan korban jiwa, kerusakan bangunan, hingga membuat ribuan warga harus mengungsi.
"Selain mendoakan Indonesia agar terus maju dan masyarakatnya semakin sejahtera, saya juga mendoakan saudara-saudara kita yang terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur. Semoga korban yang terdampak diberikan kekuatan, keselamatan, dan bantuan yang dibutuhkan," ucapnya.
View this post on Instagram
A post shared by Republika Online (@republikaonline)