jpnn.com - JAKARTA - Peserta Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan RI di Istana Merdeka, Jakarta, mendapat suvenir tidak seperti yang biasa alias luar biasa.
Mereka mendapat kelereng dan karet.
BACA JUGA: Perbandingan Anggaran MBG dengan Pendidikan pada Rancangan APBN 2027, Mana yang Lebih Besar?
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa kelereng dan karet sengaja disertakan sebagai suvenir untuk mengingatkan kembali masyarakat, khususnya generasi muda, terhadap permainan tradisional yang menjadi bagian dari budaya Indonesia.
"Maknanya sebenarnya supaya ada mengingat juga hal-hal yang menjadi tradisi atau budaya selama ini," kata Prasetyo di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8).
BACA JUGA: Kebutuhan Investasi Pembangunan RI Rp 8.705 Triliun, APBN Cuma Mampu Danai 5,27%
Menurut Prasetyo, penggunaan unsur permainan tradisional tersebut sejalan dengan konsep perayaan HUT Ke-81 RI yang sejak awal dirancang untuk lebih banyak menampilkan budaya dan kesenian Indonesia.
"Memang sejak awal kami selaku Ketua Panitia Perayaan HUT tingkat pusat, mengonsep acara peringatan itu dengan lebih banyak menampilkan budaya-budaya dan kesenian-kesenian yang dimiliki," tuturnya.
BACA JUGA: 11.500 Warga Hadiri Upacara HUT RI di Istana Negara, Mensesneg: Maaf Untuk yang Belum Beruntung
Prasetyo menegaskan konsep tersebut bukan sekadar untuk memeriahkan perayaan kemerdekaan, tetapi juga sebagai upaya menjaga dan melestarikan tradisi Indonesia agar tetap dikenal oleh generasi mendatang.
"Semata-mata untuk menjaga semua tradisi kita dan melestarikan kepada generasi-generasi yang akan datang," ujarnya.
Selain kelereng dan karet, ada hal lain yang menjadi suvenir, yakni topi, kaus, dan handuk. (antara/jpnn)
Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:
Redaktur & Reporter : Mufthia Ridwan




