HARIAN.FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Sangat sedikit wawancara dengan pihak Manchester United pekan ini yang tidak menyebut nama Marcus Rashford.
Kembalinya pemain-pemain seperti Kobbie Mainoo dan Lisandro Martinez, serta reuni dengan mantan pelatih Ruben Amorim, hanyalah menjadi catatan tambahan di tengah pekan yang didominasi oleh kembalinya Rashford ke dalam tim.
Rashford tidak masuk dalam skuad yang bermain imbang melawan Leeds di Croke Park pada hari Rabu, namun ia mencatatkan penampilan pertamanya untuk United sejak Desember 2024 pada hari Sabtu saat masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dalam kekalahan melawan AC Milan.
Mantan pemain pinjaman Barcelona itu tampak tajam dan siap berkontribusi bagi United musim depan jika ia tetap bertahan di Old Trafford setelah jendela transfer berakhir.
Harry Maguire ditanya mengenai apa yang bisa diberikan Rashford kepada tim setelah kekalahan 4-2 dari Milan.
“Dia pasti bisa meningkatkan kualitas kami,” ujar Maguire dikutip dari MEN.
“Menurut saya, saat melihatnya masuk, dia memberikan ancaman nyata bagi lini pertahanan lawan. Dia bahkan bisa saja mencetak gol untuk kami,” lanjutnya.
“Dia adalah ancaman besar untuk dimiliki dalam tim. Jadi, jika dia akan tetap bersama kami—tentu saja jendela transfer masih terbuka—kami sebagai pemain berharap dia bertahan karena dia adalah aset yang sangat berharga,” jelasnya.
“Saya sudah bermain bersama Marcus selama bertahun-tahun, dan saya tahu bahwa bermain melawannya maupun bersamanya dalam latihan akan sangat membantu kami,” ujarnya.
Maguire mengikuti jejak Youri Tielemans dan Noussair Mazraoui dalam memberikan dukungan kepada Rashford. Baik Tielemans maupun Mazraoui berbicara dengan penuh antusiasme tentangnya.
Mazraoui bahkan secara khusus menyoroti kualitas Rashford saat menjawab pertanyaan yang sebenarnya tidak menyinggung soal penyerang tersebut.
Ketiganya jelas senang memiliki pemain berkualitas seperti Rashford di dalam tim, bahkan Tielemans sampai mengatakan, “Anda pasti menginginkan pemain seperti itu di tim Anda.”
Masalahnya, tidak ada yang bisa memastikan apakah Rashford akan tetap menjadi bagian dari skuad United saat bursa transfer ditutup pada 1 September nanti.
Meskipun para pemain dan Michael Carrick sangat senang memilikinya di dalam skuad, United tetap terbuka pada gagasan untuk menjual penyerang tersebut.
Jika ada tawaran yang cocok—meskipun hal itu kini tampak kecil kemungkinannya—Rashford kemungkinan besar akan dilepas.
Rencana United untuk merekrut pemain sayap kiri telah dikesampingkan. Menjelang penutupan bursa transfer, jika Rashford benar-benar pergi, sulit membayangkan United bisa mendatangkan pengganti dengan kualitas setara dalam waktu sesingkat itu.
Semua orang di United tampaknya sudah menerima kenyataan bahwa Rashford akan tetap berada di klub hingga musim 2026/27. Tidak ada keraguan mengenai ancaman yang bisa ia hadirkan di lapangan, dan rekan-rekan setimnya sangat antusias untuk melihat aksinya.
Namun, jika ada klub peminat yang datang membawa tawaran yang dianggap layak oleh United, Rashford kemungkinan besar akan hengkang.
Setelah selama sepekan mendengar para pemain dan manajer United mengungkapkan betapa senangnya mereka bisa bekerja sama dengan Rashford, menjualnya sekarang bisa dianggap sebagai sebuah risiko. (amr)





