KSAD Sebut Tak Ada Penambahan Pasukan di Aceh Usai Ricuh

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebut tak ada penambahan pasukan di Aceh, usai ricuh pada Hari Damai Aceh, Sabtu (15/8). Hal ini disampaikan Maruli, usai upacara di Istana Merdeka.

"Enggak perlu (tambahan pasukan) katanya, saya sudah tanya, sampai tadi pagi saya cek, Pangdam (Iskandar Muda) tidak perlu," kata Maruli.

Ke depan, kata Maruli, TNI akan berfokus untuk mendukung tugas-tugas polisi.

"Ya kami mendukung kepolisian untuk bisa menegakkan hukum gitu," ucap Maruli.

Pada Sabtu itu, masyarakat Aceh di Masjid Baiturrahman Banda Aceh menggelar Hari Damai Aceh yang mengenang MoU Helsinki, antara pemerintah RI dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) yang ditandatangani pada 15 Agustus 2005.

Acara dilaporkan berjalan lancar, hingga ada pengibaran bendera Bulan Sabit. Aparat keamanan lalu menurunkan bendera itu, dan pecahlah kericuhan antara massa dan aparat.

Situasi kemudian berangsur kondusif. Beberapa kelompok massa membubarkan diri dari lokasi. TNI-Polri berjaga untuk mengamankan situasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Berduyun-duyun Warga Serasan di Pulau Terdepan Menyambut HUT RI Ke-81
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Mandiri Peduli NTT, Bank Mandiri Gerak Cepat Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa
• 2 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
[FULL] Perdana! Pidato Dedi Mulyadi Upacara HUT ke-81 RI di Gedung Sate, Minta Maaf ke Warga Jabar
• 2 menit lalukompas.tv
thumb
HUT ke-81 DPR RI, Puan: Kawal Demokrasi dan Wujudkan Indonesia Maju
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Anggaran Subsidi Listrik 2027 Naik, Tarif Non-Subsidi Ada Penyesuaian
• 12 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.