Grid.ID- SBY minta maaf tak bisa hadir di upacara HUT ke-81 RI di Istana Merdeka. Sang putra Ibas ungkap kondisi kesehatan ayahnya.
Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan permintaan maaf karena tidak bisa menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI di Indonesia. Hal ini dia sampaikan dalam sebuah video yang diunggah di akun Instagram milik mendiang istrinya, Ani Yudhoyono, pada Minggu (16/8/2026).
Dalam video itu, SBY turut menyampaikan ucapan selamat HUT ke-81 RI dan rasa syukurnya karena Indonesia telah kembali dapat memperingati hari kemerdekaan. SBY sendiri saat ini masih berada di Amerika Serikat (AS) lantaran harus melakukan pemeriksaan kesehatan dan baru akan kembali ke Tanah Air pada awal September 2026.
"Saya juga mohon maaf karena tahun ini saya tidak bisa hadir dalam peringatan dan upacara bendera di Tanah Air," ujar SBY.
Sebelumnya SBY juga meminta maaf karena tak bisa menghadiri Sidang Tahunan MPR RI dan pidato kenegaraan Presiden Prabowo Subianto serta tak dapat mengikuti secara langsung rangkaian peringatan HUT ke-81 RI di Indonesia. Meski tak berada di Indonesia, dia mengatakan tetap mengikuti berbagai perkembangan di Tanah Air.
"Saya secara pribadi meminta maaf tidak bisa ikut merayakan di Tanah Air, tidak juga bisa menghadiri pidato Kenegaraan Presiden Prabowo, sekaligus juga dalam memperingati detik-detik proklamasi kemerdekaan di Istana Merdeka, sebagaimana yang saya lakukan tahun-tahun kemarin," tuturnya, dilansir dari Tribun-video.com.
Adapun, SBY mengaku menyimak pidato kenegaraan Presiden Prabowo serta penyampaian Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 pada Jumat (14/8/2026). Menurutnya, arah, blueprint, dan agenda pembangunan yang disiapkan pemerintah untuk tahun depan semakin jelas dan memberikan harapan baru.
Dia menilai sejumlah fokus pemerintah sudah sesuai dengan harapan masyarakat, seperti mendorong pertumbuhan ekonomi, mengentaskan kemiskinan, mengurangi pengangguran, serta meningkatkan layanan kesehatan dan pendidikan. SBY kemudian menyoroti target pertumbuhan ekonomi sekitar 6 persen pada 2027.
Menurutnya, angka itu cukup tinggi dan ambisius, tetapi bukan berarti mustahil untuk dicapai. SBY lalu memberikan pesan kepada jajaran pemerintahan agar bisa konsisten dalam menjalankan kebjakan sekaligus menjaga kesehatan fiskal negara.
"Dengan harapan baru ini, saya hanya ingin berpesan teman-teman yang mengembang tugas di pemerintahan agar tetap konsisten, jaga betul kesehatan fiskal kita, kemudian implementasinya yang bagus. Jangan ada penyimpangan sana-sini," kata SBY.
"Yang penting do your best, pemimpin dan pemerintahan kita, agar yang disampaikan di hadapan rakyat melalui mimbar di Senayan kemarin bisa diwujudkan dengan baik," jelasnya.
Sementara itu, dalam upacara HUT ke-81 RI, SBY diketahui diwakili oleh anak keduanya yaitu Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Dalam kesempatan itu, Ibas mengatakan kehadirannya mewakili sang ayah yang tengah menjalani pemeriksaan rutin sehingga berhalangan hadir.
"Alhamdulillah, saya mewakili keluarga besar Pak SBY, saya juga didampingi oleh anak saya, Erlangga," kata Ibas.
Melansir dari Kompas.com, Ibas tak hadir bersama istrinya, karena Siti Rubi Aliya Rajasa tengah mendampingi SBY yang sedang medical check-up. Dia diketahui hadir dalam upacara yang digelar pada Senin (17/8/2026) itu, bersama putra pertamanya yaitu Airlangga Satriadhi Yudhoyono.
"Kita tahu proses medical check-up membutuhkan waktu yang cukup panjang, sehingga dalam hal ini, tahun ini, Pak SBY titipkan pesannya yang saya yakin para media dan teman-teman wartawan sudah mendengar secara langsung," kata Ibas.
"Namun, jauh di sana, tapi insya Allah hati Pak SBY tetap untuk Indonesia," imbuhnya.
Ibas sendiri menyampaikan bahwa kondisi ayahnya sehat walafiat dan berharap SBY bisa terus membimbing generasi muda untuk bangkit dan merawat bumi pertiwi. Tak hanya itu, Ibas juga berharap semua pihak bisa turut merawat persatuan dalam semangat perjuangan agar Indonesia bisa jadi tempat yang aman, nyaman, serta terus memberi kebaikan untuk sesama.
"Saya berdoa dan terus berjuang agar Indonesia tetap rukun, agar Indonesia tetap menjaga semangatnya untuk terus kita tumbuh besar. Jaga semangat untuk terus kita lebih maju, lebih adil, lebih makmur, dan tentunya dalam kedaulatan," tandasnya. (*)
Artikel Asli




