"Saya tidak tahu rencananya, tapi dia membuka mata kami karena perkembangannya dalam jangka waktu yang pendek. Pengalaman di luar negeri dengan kesulitan tertentu dan tantangan yang ia hadapi membuatnya menjadi lebih berkembang," kata Arteta di situs resmi klub.
"Talentanya, hasratnya, cinta dan gairahnya untuk sepak bola tidak diragukan lagi, itu sesuatu yang selalu saya sukai tentang Ethan. Saya pikir dia tampil hebat beberapa kali di sini dan ia menunjukkan kepada semua orang bahwa ia punya kemampuan untuk berada di sini," tegasnya. Dilema Menit Bermain demi Masa Depan Nwaneri Meski mengakui kualitas luar biasa Nwaneri, Arteta menyadari pentingnya jam terbang reguler bagi pemain berusia muda. Keputusan terkait bertahan atau dipinjamkannya Nwaneri akan sangat bergantung pada jaminan menit bermain yang bisa diberikan Arsenal demi perkembangan jangka panjangnya.
"Saya ingin dia berada di klub, tapi untuk jangka waktu menengah, panjang, apa yang terbaik untuknya? Ethan perlu bermain dan jika ia bertahan itu artinya kami bisa menjamin menit bermain untuknya dan jika tidak saya pikir itu buruk untuk semua pihak," tutupnya.
Nwaneri sebenarnya sempat dipinjamkan ke Marseille pada paruh kedua musim lalu. Tapi, instabilitas di klub Prancis itu membuatnya cuma bermain 11 kali dengan sumbangan dua gol dan satu assist.
Arteta merasa kesulitan di Prancis membuat mental Nwaneri semakin terasah. Namun, Arteta menginginkan kemampuan teknis dan taktis sang pemain turut berkembang sehingga kemungkinan melepasnya semakin besar.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(KAH)





