REPUBLIKA.CO.ID, FLORES – PT Pertamina (Persero) menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), sekaligus menjaga ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG untuk kebutuhan warga. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Simon Aloysius Mantiri juga meninjau langsung lokasi terdampak dan memimpin upacara HUT ke-81 RI di Fuel Terminal (FT) Reo, Senin (17/8/2026).
“Atas nama keluarga besar Pertamina, saya menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa serta keprihatinan kepada seluruh masyarakat terdampak. Sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto, Pertamina hadir langsung untuk mendukung percepatan penanganan bencana, dengan keselamatan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga sebagai prioritas utama. Masyarakat NTT tidak sendiri,” kata Simon dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).
Baca Juga
Pertamina Peduli, Salurkan Energi Kebaikan untuk Menguatkan 700 Warga Terdampak Gempa di Maumere
Gempa Susulan di NTT Capai 1.624 Kali, BMKG Catat 23 Gempa di Atas M5
Pertamina Group memprioritaskan dua hal dalam penanganan pascagempa, yakni menjaga ketersediaan energi dan memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak. Koordinasi dilakukan dengan sejumlah pihak untuk menjaga distribusi energi sekaligus menyalurkan bantuan sesuai kondisi di lapangan.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero) Muhammad Baron mengatakan, Pertamina mengerahkan sumber daya untuk menjaga distribusi energi dan menyalurkan bantuan kemanusiaan. Pemulihan sarana dan layanan energi dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek keselamatan.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
“Hingga saat ini, sebagian besar SPBU di Flores telah kembali beroperasi dan layanan lainnya dipulihkan secara bertahap dengan keselamatan sebagai prioritas. Melalui Pertamina Peduli, bantuan kebutuhan dasar, kesehatan, kebersihan, sanitasi, dan energi darurat telah disalurkan serta akan terus disesuaikan dengan kebutuhan nyata di lapangan,” kata Baron.
Bantuan yang telah disalurkan hingga hari kedua pascagempa meliputi tenda, obat-obatan, dan sembako. Pertamina juga memastikan pasokan LPG untuk rumah tangga dan BBM tetap tersedia di wilayah terdampak.
Untuk mendukung pemulihan akses transportasi, Pertamina menyiapkan solar bagi alat berat yang digunakan menangani longsor di ruas Trans-Flores Ende-Bajawa. Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung percepatan pemulihan konektivitas jalan.
Pertamina juga menindaklanjuti laporan kelangkaan BBM di Nagekeo melalui Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus. Selain itu, ketersediaan Avtur diprioritaskan di Bandara Labuan Bajo dan Maumere sebagai titik mobilisasi bantuan dan posko tanggap darurat.
“Bencana ini tidak dapat ditangani sendiri-sendiri. Inilah waktunya kita saling menguatkan agar bantuan tepat sasaran dan pemulihan berjalan lebih cepat. Semangat saling menguatkan inilah makna nyata ‘Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur’, sebagaimana tema HUT ke-81 RI,” katanya.