Sanaa: Militer Yaman menyatakan kelompok pemberontak Houthi telah meluncurkan dua rudal balistik hipersonik ke arah Kota Mokha dan Laut Merah pada Senin, 17 Agustus 2026.
Sejauh ini belum ada laporan mengenai korban maupun kerusakan akibat peluncuran rudal tersebut.
“Kedua rudal diluncurkan dari bekas markas Brigade Pertahanan Udara ke-170 di Gunung Oman, sebelah timur Taiz, wilayah yang berada di bawah kendali Houthi,” kata Poros Militer Taiz dalam keterangan melalui Facebook, dikutip Anadolu.
Militer Yaman tidak memberikan informasi lebih lanjut mengenai sasaran kedua rudal tersebut. Kelompok Houthi juga belum memberikan tanggapan.
Eskalasi tersebut terjadi sehari setelah Pasukan Perlawanan Nasional yang berafiliasi dengan pemerintah Yaman yang diakui secara internasional mengatakan Houthi melancarkan serangan menggunakan tujuh drone ke Mokha pada Minggu kemarin.
Yaman relatif berada dalam kondisi tenang sejak April 2022 setelah hampir 12 tahun konflik antara pasukan pemerintah yang didukung koalisi pimpinan Arab Saudi dan Houthi yang didukung Iran. Houthi menguasai ibu kota Sanaa dan sebagian besar wilayah negara tersebut sejak 2014.
Sejak akhir 2023, setelah pecahnya perang di Gaza, Houthi semakin terlibat dalam konflik regional dengan melancarkan serangan terhadap Israel dan kapal komersial di Laut Merah.
Peningkatan kembali serangan di Yaman memunculkan kekhawatiran konflik berskala besar kembali pecah di negara tersebut.
Baca juga: Pertempuran Kembali Memanas di Taiz, Tentara Yaman Serang Pasukan Houthi




