BNPB Ungkap Kabar Terbaru Gempa NTT: Tak Ada Lagi Warga Dilaporkan Hilang

viva.co.id
5 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada lagi laporan warga yang hilang akibat gempa bumi yang melanda sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan mengatakan, hingga Senin, 17 Agustus 2026, pihaknya tidak lagi menerima laporan mengenai warga yang hilang di wilayah terdampak bencana.

Baca Juga :
Malam Merdeka di Jakarta Tanpa Kembang Api sebagai Bentuk Empati untuk Korban Gempa NTT
BNPB Ungkap Update Terbaru Gempa NTT, Korban Meninggal Tembus 68 Orang

"Hingga saat ini tanggal 17 Agustus, sudah tidak ada lagi laporan warga yang hilang di wilayah terdampak," kata Berton dalam keterangannya, Senin (17/8/2026).

Meski tidak ada laporan baru terkait warga hilang, personel Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) masih dikerahkan ke sejumlah wilayah terdampak. Tim tersebut tetap melakukan pencarian dan evakuasi sebagai bagian dari penanganan pascagempa.

Rumah Sakit Lapangan Dikirim ke Dua Wilayah

Penanganan korban gempa juga dilakukan melalui penguatan layanan kesehatan. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengirimkan dua unit rumah sakit lapangan ke wilayah terdampak.

Dua rumah sakit lapangan tersebut ditempatkan di Ruteng, Kabupaten Manggarai, dan Kabupaten Nagekeo.

Berton menjelaskan fasilitas tersebut dibutuhkan karena sejumlah rumah sakit dan puskesmas turut terdampak gempa bumi.

"Rumah sakit lapangan ini dapat melayani para warga yang menjadi korban, mengingat banyak rumah sakit maupun puskesmas yang terdampak," jelasnya.

Selain mengirimkan rumah sakit lapangan, Kemenkes juga mengerahkan tim untuk mendukung penanganan krisis kesehatan di daerah terdampak.

Tim Manajemen Krisis Dikerahkan ke Sikka dan Ende

Berton mengatakan Kemenkes telah mengirimkan dua tim manajemen krisis kesehatan ke Kabupaten Sikka dan Kabupaten Ende.

Pengiriman tim tersebut dilakukan untuk mendukung penanganan kondisi kesehatan masyarakat setelah bencana gempa bumi melanda sejumlah wilayah di NTT.

Kemenkes juga telah mengaktifkan Health Emergency Operation Center sebagai bagian dari koordinasi penanganan kedaruratan kesehatan.

"Kementerian Kesehatan juga sudah melakukan aktivasi terhadap Health Emergency Operation Center, di mana operasi kesehatan ini, emergency krisis ini, kesehatan krisis ini berlokasi di sembilan lokasi strategis dan di delapan titik tingkat kabupaten kota yang saat ini terdampak," ujar Berton.

Baca Juga :
1.624 Gempa Bumi Susulan Pasca-Tsunami Flores Masih Terjadi
Purbaya Pastikan Kesiapan Anggaran untuk Bantu Penanganan Gempa NTT
Korban Gempa NTT Capai 54 Jiwa, Bantuan Dikebut Pemerintah Lewat Udara hingga Laut

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Otorita IKN Gelar Upacara HUT ke-81 RI, Dihadiri 3.500 Peserta hingga Investor
• 14 jam lalukatadata.co.id
thumb
Dudung soal Ricuh di Aceh: Hanya Oknum, Rakyat Aceh itu NKRI
• 13 jam lalukumparan.com
thumb
SD Negeri di Cimahi Inisiatif Kumpulkan Minyak Jelantah Dukung Kegiatan Sekolah
• 34 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Update Dampak Gempa NTT: 105 Sekolah di Manggarai Timur Rusak, 1 Guru dan 2 Siswa Tewas
• 15 jam lalurctiplus.com
thumb
HUT Ke-81 RI, Ketua KPK Peringatkan Pegawai KPK Jaga Integritas
• 17 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.