Mendagri Tito Tegaskan Pemerintah Pusat Tidak Tinggal Diam Terhadap Bencana Gempa di NTT

tvonenews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa kunjungan jajaran pejabat pusat ke Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan wujud nyata kepedulian negara dalam mempercepat proses pemulihan warga terdampak gempa bumi.

Tito menjelaskan bahwa kehadirannya bersama sejumlah pejabat lainnya merupakan mandat langsung dari kepala negara.

"Bapak Presiden menugaskan sejumlah menteri, pimpinan lembaga, wakil menteri, untuk berangkat, hadir di tengah-tengah masyarakat, hadir di upacara 17 Agustus untuk menunjukkan bahwa pemerintah pusat tidak tinggal diam," ungkap Tito dalam keterangan resminya di Jakarta, Senin (17/8).

Penegasan tersebut disampaikan Mendagri setelah memimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Natas Lehong, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. 

Kehadiran Tito di wilayah tersebut merupakan implementasi dari perintah Presiden Prabowo Subianto agar jajaran kabinet memantau langsung kondisi lapangan serta memastikan penanganan pascabencana berjalan efektif.

Dalam kesempatan tersebut, Tito tampak mengenakan pakaian adat khas Manggarai Timur yang terdiri dari kemeja putih, kain songke, selendang leros, serta penutup kepala tradisional suku Rongga. 

Ia mengaku sangat bersyukur bisa merayakan momen hari kemerdekaan bersama masyarakat setempat yang tengah berjuang bangkit dari dampak gempa.

"Bencana di satu sisi memberikan pengalaman pahit, penderitaan, bagi masyarakat kita semua. Orang Inggris mengatakan 'every cloud has a silver lining', setiap masalah ada hikmahnya. Paling tidak hikmahnya kita bisa berjumpa di sini," tuturnya.

Dalam amanat upacaranya, Tito turut mengajak seluruh lapisan warga untuk memupuk kembali semangat nasionalisme dan mengenang jasa para pahlawan kemerdekaan. 

Ia menekankan bahwa Pembukaan UUD 1945 memberikan amanat tegas untuk menentang segala bentuk penjajahan dan mewajibkan negara untuk melindungi seluruh rakyat Indonesia.

Menurutnya, komitmen perlindungan tersebut diimplementasikan melalui gerak cepat pemerintah dalam mendampingi masyarakat yang tertimpa bencana alam.

Turut hadir mendampingi Mendagri dalam prosesi upacara tersebut di antaranya Kepala Basarnas Mohammad Syafii, Bupati Manggarai Timur Agas Andreas, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Manggarai Timur. (ant/dpi)

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Daftar Promo Makanan 17 Agustus 2026, Makan Enak Modal Rp17 Ribu!
• 14 jam lalugrid.id
thumb
Kalahkan Malaysia, Garuda Pertiwi Melangkah ke Semifinal Srikandi Merdeka Cup Persembahan Caffino
• 15 jam lalurepublika.co.id
thumb
Ratusan Bikers Konvoi Kebangsaan Meriahkan HUT ke-81 RI di Kota Tangerang
• 3 jam laludetik.com
thumb
Masih Ada 111 Pemancar Telekomunikasi dalam Pemulihan di Flores
• 15 jam lalukompas.id
thumb
TNI dan Anak-Anak Papua Pegunungan Upacara 17 Agustus di Atas Bukit Pesali
• 37 menit lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.