Jakarta, VIVA – PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) mencatat pertumbuhan kinerja keuangan sepanjang semester pertama 2026. Emiten energi tersebut membukukan kenaikan penjualan bersih, EBITDA, hingga laba bersih secara tahunan.
Berdasarkan laporan kinerja keuangan yang dipublikasikan perseroan untuk periode enam bulan pertama 2026, penjualan bersih EMP meningkat 19 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Pertumbuhan juga terlihat pada EBITDA dan laba bersih. EBITDA perseroan naik 25 persen secara year-on-year (yoy), sedangkan laba bersih meningkat 27 persen.
Secara keseluruhan, EMP menyebut kinerja keuangan sepanjang semester pertama 2026 tetap solid, didukung kontribusi portofolio aset yang telah berproduksi serta peningkatan pendapatan perseroan.
Penjualan Bersih EMP Tembus US$283,3 JutaPada 1H 2026, EMP mencatat penjualan bersih sebesar US$283.374.006. Angka tersebut meningkat 19 persen dibandingkan penjualan bersih pada 1H 2025 yang mencapai US$239.110.202.
Kinerja EBITDA juga mengalami peningkatan signifikan. Perseroan membukukan EBITDA sebesar US$186.275.030 pada semester pertama 2026, naik 25 persen dari US$149.225.180 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Sementara itu, laba bersih EMP tercatat sebesar US$45.234.133. Nilai tersebut meningkat 27 persen dibandingkan laba bersih 1H 2025 yang sebesar US$35.725.157.
Rincian kinerja keuangan EMP pada semester pertama 2026 sebagai berikut:
- Penjualan Bersih: US$283.374.006, naik 19 persen dari US$239.110.202.
- EBITDA: US$186.275.030, naik 25 persen dari US$149.225.180.
- Laba Bersih: US$45.234.133, naik 27 persen dari US$35.725.157.
Chief Executive Officer dan Presiden Direktur EMP Syailendra S. Bakrie mengatakan pencapaian tersebut mencerminkan kinerja keuangan yang solid selama enam bulan pertama 2026.
Menurutnya, kinerja perseroan ditopang oleh kontribusi yang berkelanjutan dari portofolio aset yang telah berproduksi serta peningkatan pendapatan EMP.
"EMP membukukan kinerja keuangan yang solid pada semester pertama 2026, didukung oleh kontribusi yang berkelanjutan dari portofolio aset yang telah berproduksi serta peningkatan pendapatan Perseroan," ujar Syailendra dalam keterangan resmi, Senin, 17 Agustus 2026.
Ke depan, EMP akan tetap berfokus pada optimalisasi aset yang telah dimiliki dan berproduksi. Perseroan juga akan melanjutkan berbagai inisiatif pertumbuhan untuk mendukung perkembangan bisnis.
Selain itu, EMP menegaskan pentingnya menjaga disiplin dalam pelaksanaan kegiatan operasional di lapangan sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan jangka panjang yang berkelanjutan.





