Keributan mewarnai karnaval peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jalan Raya Cicalengka, Kabupaten Bandung, Senin (17/8).
Keributan dipicu sejumlah orang yang diduga mabuk. Mereka bahkan menyerang aparat yang berupaya melerai keributan.
Kapolsek Cicalengka, Kompol Ade Rahmat, mengatakan keributan awalnya terjadi antarpeserta karnaval.
"Ribut sesama mereka, dilerai sama Danramil malah Danramil diamuk, lanjut dilerai saya malah ke saya (kekerasannya)," kata Ade saat dikonfirmasi, Senin (17/8).
Ade mengalami luka goresan pada bagian hidung akibat peristiwa tersebut.
"Hanya luka gores di hidung," ujarnya.
Menurut Ade, keributan meluas ketika aparat dan pihak lain berupaya melerai. Seorang anggota organisasi masyarakat (ormas) yang ikut membantu menghentikan keributan juga turut menjadi sasaran pemukulan.
"Lanjut ada (anggota) ormas ikut ngelerai malah ormasnya juga dipukulin. Pelakunya lebih kurang lima orang," ujarnya.
Empat Orang Diamankan PolisiPolisi kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk mencari para pelaku. Dari proses tersebut, empat orang telah diamankan oleh polisi.
"Empat yang ditangkap. Kayaknya mabuk obat," kata Ade.
Ade mengatakan pihaknya masih melakukan penyisiran dan pendalaman terhadap kejadian tersebut. Polisi juga masih mendalami kondisi para pelaku yang telah diamankan.
"Nanti tunggu rilis di Polres aja lengkapnya," ujar Ade.
Polisi memastikan penanganan terhadap para pelaku akan dilakukan sesuai hasil pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.





