Manggarai: Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut bantuan logistik dan peralatan untuk warga terdampak gempa M 7,7 dari Jakarta dilaporkan telah tiba di Bandara Komodo, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur. BNPB memastikan bantuan tersebut segera didistribusikan langsung ke berbagai titik pengungsian guna mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar warga.
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, memastikan bahwa sebagian dari bantuan tersebut juga telah diberangkatkan dari Pos Logistik Nasional BNPB di Labuan Bajo melalui jalur darat menuju Kabupaten Manggarai. Seluruh kebutuhan pengungsian, mulai dari tenda keluarga, tenda serbaguna, hingga perlengkapan penunjang lainnya, akan segera dilengkapi.
“Malam ini kita pastikan tenda-tenda pengungsi yang lebih layak dapat didirikan, sehingga masyarakat memiliki tempat tinggal sementara yang lebih baik di sini,” jelas Suharyanto dalam siaran pers BNPB, Selasa, 18 Agustus 2026.
Baca Juga :
Percepat Bantuan Gempa NTT, Menko PMK Instruksikan Bentuk SatgasSelain infrastruktur tempat tinggal sementara, BNPB berfokus pada pemenuhan kebutuhan pangan. Untuk hal ini, BNPB telah berkoordinasi intensif dengan Kementerian Sosial (Kemensos) guna mendukung operasional dapur umum yang dikelola oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana). Melalui dapur umum ini, warga terdampak dipastikan akan mendapatkan pasokan makanan bergizi tiga kali sehari.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Kemensos. Nanti dapur umum akan menyuplai kebutuhan makanan para pengungsi sehari-hari selama di pengungsian,” kata Suharyanto.
Kepalan BNPB Suharyanto dan Menko PMK Pratikno mengunjungi pengungsi terdampak gempa bumi M 7,7 Flores, NTT. (Foto: BNPB)
Pemenuhan kebutuhan dasar lainnya yang tak kalah penting adalah aspek kesehatan. BNPB juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) guna memastikan penanganan medis berjalan optimal.
“Untuk Kemenkes, akan ditambah tenaga medis beserta obat-obatan dan peralatan penunjang medis,” ujar Suharyanto.




