Jakarta, VIVA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) untuk melakukan penataan di kawasan Pasar Kramat Jati.
Permintaan itu dia sampaikan setelah meninggalnya seorang pelajar Hammamshidqi Hammamut (18) yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas.
"Saya sudah menginstruksikan jajaran Wali Kota Jakarta Timur untuk segera melakukan penataan dan pencegahan agar aktivitas pedagang ikan tidak mengganggu badan jalan," kata Pramono di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Selasa.
Dia mengatakan kecelakaan itu terjadi setelah kondisi badan jalan menjadi licin akibat air bekas aktivitas pedagang ikan di sekitar kawasan pasar.
Kondisi jalan yang basah itu diduga membuat sepeda motor yang dikendarai korban tergelincir hingga kemudian korban terlindas truk pengangkut sampah milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta.
"Innalillahi wa Inna ilaihi rajiun. Saya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Hammamshidqi Hammamut," ucap Pramono.
Menurut dia, peristiwa itu menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta karena berkaitan langsung dengan keselamatan pengguna jalan.
"Kita sangat prihatin dan harus segera berbenah agar kejadian seperti ini tidak terulang," ujar Pramono.
Selain itu, dia juga meminta agar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta ikut terlibat dalam penanganan kawasan tersebut.
"Satpol PP dan Dinas Perhubungan juga harus bekerja sama menjaga ketertiban dan keselamatan di lokasi. Yang paling penting, jalan harus aman dan nyaman bagi seluruh pengguna, dan potensi penyebab kecelakaan harus kita cegah sejak awal," tutur Pramono.
Dia pun berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi, dan persoalan kebersihan, aktivitas perdagangan, serta kondisi badan jalan di kawasan tersebut harus ditangani secara terpadu sehingga tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat.
Sebelumnya, seorang pelajar berinisial HH (18) meninggal dunia akibat terlindas truk di Jalan Raya Bogor, kawasan Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), diduga saat berangkat sekolah.
"Iya, telah terjadi kecelakaan lalu lintas oleh pelajar berinisial HH yang mengakibatkan korban kematian atau meninggal dunia tadi pukul 06.00 WIB di Jalan Raya Bogor arah Selatan, depan Rumah Makan Kuring, Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Timur AKP Darwis Yunarta saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin 17 Agustus 2026.





