Hasto PDIP Ungkap Kasus Keracunan MBG Berulang Akibat Ada Pemburu Rente

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai sistem dalam Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak bekerja ketika terus terjadi kasus keracunan siswa seusai santap menu program Presiden RI Prabowo Subianto itu.

Hal demikian dikatakan Hasto saat menjawab pertanyaan awak media soal kasus keracunan siswa setelah menyantap menu MBG di Jakarta, Senin (17/8).

BACA JUGA: Hasto: Kantor PDIP Samosir Harus Jadi Rumah Rakyat Bukan Gedung Elitis

"Ya, ini persoalan yang sejak awal terjadi. Ketika persoalan itu berulang-ulang, artinya sistem tidak bekerja," kata Hasto dalam siaran persnya, Selasa (18/8).

Hasto mengatakan kontrol terhadap mutu makanan tentu tidak bekerja ketika terus terjadi kasus keracunan seusai santap menu MBG.

BACA JUGA: Merah Putih Diturunkan di Aceh, Hasto PDIP Ungkit Pendekatan Dialog, Bukan Represif

Dia mengatakan kontrol tidak bekerja ini sebagai akibat aksi pemburu rente, sehingga perlu ada evaluasi total di program MBG.

"Sebab di situ ada pemburu rente. Inilah yang kemudian harus dilakukan revisi secara total," katanya.

BACA JUGA: Ziarah Budaya ke Pusuk Buhit, Hasto Selami Spiritualitas Pancasila

PDIP, kata Hasto, memiliki konsep partisipasi rakyat ketika ingin membantu pemenuhan gizi masyarakat.

Dia mengatakan lankah itu dilakukan Tri Rismaharini ketika menjabat Wali Kota Surabaya hingga Abdullah Azwar Anas saat mengemban amanah Bupati Banyuwangi. 

"Jadi, jangan anggap bahwa program pemberian makanan bergizi itu sebagai satu yang top-down. Itu harus melibatkan rakyat," ujar Hasto.

Menurutnya, pemerintah dalam konsep pelibatan rakyat dalam pemenuhan gizi bisa berperan sebagai kontrol kualitas dan keamanan.

"Itu kritik dari PDIP sejak awal dan harus dilakukan suatu evaluasi secara menyeluruh, sudah terlalu banyak korban yang terjadi," kata Hasto.

Sebelumnya, kasus keracunan siswa usai menyantap menu MBG terjadi di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut).

BGN langsung mengajukan pemecatan dengan tidak hormat (PDTH) terhadap Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendistribusikan makanan di Berastagi. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sikapi Pidato Prabowo, Hasto Tegaskan Indonesia Sejak Merdeka Tak Kenal Kewarganegaraan Ganda


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
400 Ide Nama Usaha Kuliner yang Membawa Berkah dan Keberuntungan
• 1 jam lalukatadata.co.id
thumb
Harga HP Mid-Range 2026 Beragam, Begini 10 Cara Memilih yang Paling Worth It untuk Jangka Panjang
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Kodam Udayana mulai fokus pulihkan listrik hingga jalan pascagempa NTT
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
HUT Ke-81 RI, Polda Malut Amankan Senpi Ilegal dan Ratusan Amunisi
• 16 jam laluokezone.com
thumb
Air Mata Haru Celina di Istana, Pelajar SMK Pontianak yang Dipercaya Bawa Baki Paskibraka 2026
• 22 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.