MAKASSAR, KOMPAS.TV - Makassar adalah kota yang tak pernah berhenti bergerak. Kota pelabuhan yang sejak dulu menjadi tempat bertemunya perdagangan, budaya dan beragam gagasan ini terus tumbuh dari generasi ke generasi.
Di Jalan Nusantara, sebuah aset negara memasuki babak baru. Melalui optimalisasi yang dilakukan Lembaga Manajemen Aset Negara atau LMAN, badan layanan umum di bawah Kemenkeu RI ini, mengubah bangunan yang sebelumnya belum dimanfaatkan, kini hadir sebagai Nusantara Makassar Creative Hub.
Sebuah ruang yang membuka kesempatan bagi masyarakat untuk berkarya, berkolaborasi dan berkembang.
Perjalanan aset ini tidak singkat. Berawal dari hak tanggungan Bank Indonesia, aset ini kemudian diserahkan kepada negara dan resmi tercatat sebagai barang milik negara.
Sejak tahun 2020, pengelolaannya dimandatkan kepada LMAN untuk ditata, diamankan dan dioptimalkan pemanfaatannya.
Di tahap awal, prosesnya tidaklah mudah. Sebagian area aset sempat ditempati dan digunakan pihak lain untuk kegiatan usaha tanpa dasar hak. Kondisi ini adalah konsekuensi dari aset yang terlalu lama tidak terkelola.
LMAN menempuh pendekatan persuasif dan humanis. Penataan dilakukan bertahap melalui komunikasi, sosialisasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, hingga kontrol negara atas aset ini kembali pulih seutuhnya.
Pada 7 November 2025, LMAN dan Pemerintah Kota Makassar menandatangani nota kesepahaman pemanfaatan aset di Jalan Nusantara.
Aset ini tetap menjadi milik negara dan dikelola LMAN dan kini dikerjasamakan melalui skema sewa.
Di atas aset yang telah ditata dan disiapkan inilah, Pemerintah Kota Makassar menghadirkan program dan ekosistem kreatifnya bersama komunitas, pelaku usaha dan berbagai kolaborator.
Baca Juga: Mulai 1 Oktober, Transaksi QRIS hingga Rp500 Ribu untuk UMKM Mikro Bebas MDR
#makassar #lman #umkm
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- makassar
- lman
- Nusantara Makassar Creative Hub
- umkm
- komunitas
- noads





