jpnn.com, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo memberangkatkan seorang asisten rumah tangga (ART), Heni Yawati (58), untuk menjalani ibadah umrah secara gratis melalui Program Wisata Religi Umrah Presisi.
Heni atau yang akrab disapa Bi Heni merupakan salah satu penerima program yang digagas Komunitas Masyarakat Pecinta Polisi Indonesia tersebut.
BACA JUGA: Merawat Meritokrasi di Tengah Rumor Pergantian Kapolri
Dia mengaku tidak pernah menyangka bisa mendapat kesempatan menginjakkan kaki di Tanah Suci.
Bi Heni memiliki perjalanan hidup yang penuh perjuangan. Dia mulai bekerja sejak masih duduk di kelas 2 SD atau sekitar usia 8 tahun setelah ayahnya menikah lagi.
BACA JUGA: 50 Sopir Berprestasi Diberangkatkan Umrah Gratis, Alhamdulillah
Kondisi tersebut membuatnya terpaksa berhenti sekolah demi membantu menghidupi adik-adiknya.
Pekerjaan pertamanya adalah sebagai buruh cuci dan setrika dengan bayaran berupa nasi bungkus. Saat berusia 15 tahun, ia kemudian dipaksa menikah oleh ayahnya. Meski tidak dapat melanjutkan pendidikan, Bi Heni bertekad agar anak-anaknya bisa bersekolah.
BACA JUGA: 50 Konsumen Kapal Api Diberangkatkan Umrah Gratis, Alhamdulillah
"Saya berjanji, saya boleh tidak sekolah tak apa, yang penting anak-anak saya harus pintar dan lulus sekolah semua," ujar Bi Heni, Senin (17/8).
Tekad tersebut berhasil diwujudkannya. Dari penghasilannya sebagai ART, keempat anak Bi Heni dapat menyelesaikan pendidikan hingga jenjang SMA.
Cobaan kembali datang ketika suaminya menderita penyakit ginjal dan harus menjalani cuci darah selama dua tahun.
Di tengah keterbatasan ekonomi, Bi Heni tetap merawat suaminya sambil berdoa agar kondisinya membaik. Ia bersyukur suaminya kemudian berangsur pulih.
Kabar keberangkatan umrah diterima Bi Heni bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-58 pada 17 Agustus 2026. Ia dijadwalkan menjalani ibadah umrah pada 2 hingga 11 September 2026.
Bi Heni menyebut kesempatan tersebut sebagai mukjizat dan kado ulang tahun yang tidak pernah dibayangkannya. (jlo/jpnn)
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh




