Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menargetkan pembangunan kantor Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) di Ibu Kota Nusantara (IKN) mulai dilakukan pada awal 2027.
Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi OIKN Sudiro Roi mengatakan pembangunan kantor bank Himbara, yakni Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), dan Bank Tabungan Negara (BTN), direncanakan dimulai pada Januari hingga Maret 2027.
“Untuk Bank Himbara yaitu Mandiri, BNI, BTN, rencananya Januari sampai dengan Maret 2027,” kata Sudiro Roi usai mengikuti upacara pengibaran bendera HUT ke-81 RI di IKN, dikutip Selasa (18/8).
Sudiro mengungkapkan saat ini proses pembangunan masih berada pada tahap finalisasi desain dan persiapan tender konstruksi.
“Sekarang sedang finalisasi desain dan melaksanakan tender untuk konstruksinya,” ujarnya.
Sebelumnya, sejumlah bank telah lebih dulu menyatakan komitmennya untuk membangun fasilitas perbankan di Nusantara. Realisasi pembangunan mulai terlihat melalui groundbreaking tahap 5 pada Februari 2024 yang mencakup sektor perbankan dan pendidikan.
Berdasarkan laman resmi OIKN, sejumlah fasilitas perbankan yang masuk dalam groundbreaking tersebut antara lain milik Bank Mandiri, Bank Rakyat Indonesia (BRI), BNI, dan Bankaltimtara.
Salah satunya, BRI melakukan groundbreaking pembangunan BRI International Microfinance Center pada 29 Februari 2024. Pada hari yang sama, juga dilakukan groundbreaking gedung BNI 46 di IKN.
OJK Dorong Ekosistem Keuangan di IKNSementara itu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga menegaskan komitmennya untuk hadir di IKN melalui percepatan pembangunan kantor serta persiapan pemindahan pegawai secara bertahap.
Wakil Ketua OJK Hernawan Bekti Sasongko mengatakan kehadiran OJK di IKN diharapkan menjadi katalis bagi percepatan pembangunan kantor industri jasa keuangan yang nantinya beroperasi di Nusantara.
Menurutnya, langkah tersebut penting untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan layanan jasa keuangan di IKN, sekaligus mendukung kegiatan investasi, bisnis, dan pelayanan publik.
“Kehadiran OJK dan Industri Jasa Keuangan diharapkan mampu mempercepat terbentuknya pusat pertumbuhan ekonomi baru,” ujar Hernawan dalam keterangan resminya.





