Promoter Diduga Bermasalah, Tur Deadsquad di Cork dan London Dibatalkan

kumparan.com
2 jam lalu
Cover Berita

Kejadian tidak menyenangkan dialami oleh Deadsquad saat menggelar CATACLYSMIC TOUR 2026 bersama Jasad dan Death Vomit. Dalam tur ini, mereka menyambangi 14 kota di sejumlah negara.

CATACLYSMIC TOUR 2026 dibuka dengan penampilan di Dublin, Irlandia pada 15 Agustus lalu. Show berjalan lancar. Namun, usai show, para personel Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit disuruh meninggalkan venue tanpa kejelasan akomodasi dan transportasi.

CATACLYSMIC TOUR 2026 dipegang dua promoter. Diablo Productions yang mengurus Irlandia (Dublin dan Cork) dan London (Inggris). Sementara itu, DF Bookings mengurus seluruh kota di Eropa.

"Yang gagal main cuma dua kota, Cork dan London. Promoter gagal mengurus tur sehingga selesai main di Lost Lane, Dublin, kami hilang semua logistik tur (akomodasi, transport dan lain-lain)," kata gitaris Deadsquad, Stevi Item, kepada kumparan, Selasa (18/8).

Stevi mengatakan pihaknya mengetahui tur di Cork dan London gagal pada 14 Agustus lalu, satu hari sebelum perform di Dublin.

"Perform di London seharusnya tanggal 17 Agustus," tuturnya.

Kepada kumparan, Stevi memberikan bukti berupa direct message atau pesan langsung dari the Underworld Camden ke Instagram Deadsquad. Isi pesan tersebut terkait Diablo Productions yang tidak pernah menyewa venue pertunjukan.

"Bukti Diablo Productions gagal dari DM the Underworld Camden ke akun IG Deadsquad yang menyatakan bahwa Diablo tidak permah secara resmi menyewa tempatnya," tutur Stevi.

Kerugian Deadsquad Usai Tur di Cork dan London Dibatalkan

Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit mengalami kerugian sekitar 8 ribu euro (sekitar Rp 165 juta) terkait akomodasi dan transportasi.

"Total kerugian yang disebabkan oleh Diablo itu sekitar 8 ribu euro untuk akomodasi dan transportasi. Plus tambahan extra biaya pesawat dari Irlandia ke Belanda 4 ribu euro," ucap Stevi.

Stevi mengatakan tidak ada pertanggungjawaban dari Diablo Productions. Di Irlandia, Stevi mengungkapkan, pihaknya mendapat bantuan dari Diaspora terkait akomodasi.

"Kami ditolong oleh Diaspora dan dibawa ke rumahnya di Longwood, Irlandia. Kami diberikan atap dan makan di sini," ungkapnya.

Hingga saat ini, Stevi belum menentukan langkah apa yang akan pihaknya tempuh terkait pembatalan tur di Cork dan London. Sebab, fokus utamanya adalah untuk melanjutkan tur CATACLYSMIC.

Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit akan melanjutkan CATACLYSMIC TOUR 2026 ke Eindhoven, Belanda pada 20 Agustus 2026.

"Kami masih melanjutkan tur ini sampai selesai. Kami sedang berusaha dari Irlandia bisa ke Belanda untuk show selanjutnya yaitu tanggal 20 Agustus dan seterusnya," kata Stevi.

Sementara itu, Diablo Productions mengumumkan mengenai pembatalan CATACLYSMIC TOUR 2026 di Cork yang menampilkan Deadsquad, Jasad, dan Death Vomit.

"Sayangnya, karena terjadi masalah tak terduga pada van, band-band tersebut tidak dapat tampil di Cork sehingga pertunjukan malam ini dibatalkan," tulis Diablo.

Pihak Diablo sedang mengurus proses refund. Dana akan dikembalikan sesuai metode pembayaran yang digunakan saat pembelian tiket.

"Kami benar-benar meminta maaf atas kekecewaan dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan. Kami sangat menghargai pengertian dari semua pihak," tulis Diablo.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Swiatek dan Rybakina melaju ke babak 16 besar Cincinnati Open
• 3 jam laluantaranews.com
thumb
17 Hari Pelayanan Nonstop SIM Keliling Polresta Sidoarjo Pecahkan Rekor MURI
• 19 jam laludetik.com
thumb
Pulihkan Listrik, PLN Kirim Tim ke Daerah Terpencil Terdampak Gempa di Flores NTT
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Momen Prabowo Terima MBG dan Joget Bersama Bahlil di Pesta Rakyat HUT ke-81 RI
• 4 jam lalukompas.tv
thumb
Pemkot Mataram siapkan bantuan logistik dan tim medis ke NTT
• 5 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.