Polres Jeneponto Atensi Kasus Dugaan Pengeroyokan Oknum Guru SDN 14 Tamalatea, Bakal Tindak Tegas Pelaku

terkini.id
4 jam lalu
Cover Berita

Terkini, Jeneponto – Kasat Reskrim Polres Jeneponto, AKP Nurman menegaskan pihaknya memberikan atensi serius terhadap kasus dugaan pengeroyokan dengan korban oknum guru UPT SDN 14 Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Ia memastikan proses hukum akan berjalan profesional dan akan menindak tegas para pelaku yang terlibat.

Penegasan itu disampaikan AKP Nurman saat dikonfirmasi terkait perkembangan laporan dugaan pengeroyokan tersebut. Menurutnya, kasus kekerasan yang diduga dilakukan oleh oknum orang tua dan wali siswa terhadap oknum tenaga pendidik tidak bisa ditoleransi dan menjadi perhatian khusus jajaran Satreskrim Polres Jeneponto.

“Kami atensi kasus ini. Laporan sudah kami terima dan saat ini dalam tahap penyelidikan. Saya tegaskan, kami akan tindak tegas para pelaku, siapa pun itu, sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar AKP Nurman, Selasa, 18 Agustus 2026.

AKP Nurman menjelaskan, pihaknya telah memerintahkan tim penyidik untuk bergerak cepat mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi-saksi. Sejumlah saksi, termasuk korban dan pihak sekolah, akan dimintai keterangan untuk membuat terang peristiwa tersebut.

“Tidak ada yang kebal hukum. Jika terbukti ada unsur pidana pengeroyokan seperti yang dilaporkan, apalagi dilakukan oleh oknum orang tua dan wali siswa terhadap oknum guru, maka akan kami proses sampai tuntas. Tidak pandang bulu,” tegasnya.

Kasus dugaan pengeroyokan ini sebelumnya dilaporkan oleh korban ke SPKT Polres Jeneponto. Dalam laporan tersebut, korban diduga menjadi sasaran pengeroyokan yang melibatkan oknum orang tua dan wali siswa UPT SDN 14 Tamalatea. Peristiwa itu disebut terjadi di wilayah Kecamatan Tamalatea, 10 Agustus 2026.

Hingga kini, Satreskrim Polres Jeneponto masih mendalami motif di balik dugaan pengeroyokan tersebut. Dimana juga dilaporkan oleh oknum orang tua siswa. 

AKP Nurman menambahkan, pihaknya membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi tambahan terkait kejadian itu. Ia juga mengimbau agar semua pihak menahan diri dan menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus kepada kepolisian.

“Kami minta masyarakat tetap tenang dan tidak terprovokasi. Percayakan kepada kami, Polres Jeneponto akan bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel. Perkembangan kasus akan kami sampaikan secara berkala,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala UPT SDN 14 Tamalatea, Saenab mengaku mendapat informasi bahwa pihak kepolisian akan melakukan olah TKP. “Saya dapat informasi, kata pihak kepolisian akan melakukan olah TKP, ” ungkap Saenab. 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Petenis Indonesia Raih Hasil Gemilang di UTR PTT Men’s World Tennis Championship 2026
• 18 jam laluviva.co.id
thumb
Siswi Sekolah Rakyat Bertugas dalam Upacara Penurunan Bendera di Istana
• 19 jam laludetik.com
thumb
Cerita Fahrudin, Anak Veteran Gowes dari Palmerah ke Monas Setiap HUT RI
• 23 jam laluliputan6.com
thumb
Presiden Prabowo Minta Komandan Upacara HUT ke-81 RI Menghadap: Saya Bangga dengan Kalian
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Prakiraan Cuaca BMKG: 12 Kota Diguyur Hujan Selasa 18 Agustus 2026
• 9 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.