HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) meneguhkan komitmen memperkuat integritas, akuntabilitas, dan tata kelola kelembagaan dalam menjalankan amanah pengelolaan keuangan haji.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari refleksi BPKH dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di lingkungan BPKH ditandai dengan pelaksanaan upacara yang diikuti jajaran pimpinan, Dewan Pengawas, Badan Pelaksana, serta pegawai BPKH.
Upacara tersebut menjadi momentum memperkuat semangat pengabdian sekaligus mengingatkan seluruh insan BPKH terhadap tanggung jawab dalam mengelola dana haji secara profesional dan amanah.
Anggota Dewan Pengawas BPKH Rojikin mengatakan, semangat kemerdekaan perlu diterjemahkan melalui peningkatan kualitas pengelolaan keuangan haji dan pelayanan kepada jemaah.
“Di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini, kami berharap BPKH dapat terus meningkatkan kualitas pengelolaan dan pelayanan keuangan haji. Dengan pengelolaan yang amanah dan profesional, nilai manfaat yang dihasilkan diharapkan semakin optimal dan memberikan manfaat bagi jemaah,” ujar Rojikin.
Senada, Anggota Badan Pelaksana BPKH Acep Riana Jayaprawira mengatakan, semangat membangun negeri harus diwujudkan melalui kerja keras, integritas, akuntabilitas, serta tata kelola kelembagaan yang kuat.
“Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan melalui kerja keras, menjaga integritas dan akuntabilitas, serta terus menjalankan amanah yang diberikan. Penguatan kelembagaan dan tata kelola yang baik menjadi bagian penting agar manfaat pengelolaan keuangan haji semakin optimal dan dapat dirasakan oleh jemaah,” kata Acep.
Sebagai lembaga yang mendapat amanah mengelola keuangan haji, BPKH terus menjalankan tugas berdasarkan prinsip profesional, transparan, dan akuntabel.
Pengelolaan dana haji diarahkan untuk menjaga keberlanjutan keuangan haji sekaligus mengoptimalkan nilai manfaat yang dapat dirasakan jemaah.
BPKH juga menempatkan kepedulian terhadap masyarakat sebagai bagian dari pengabdian dalam mengisi kemerdekaan.
Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, keluarga besar BPKH menyampaikan doa dan simpati kepada masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi.
“Kami menyampaikan doa untuk masyarakat di NTT yang sedang menghadapi musibah. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan, serta proses penanganan dan pemulihan dapat berjalan dengan baik,” ujar Acep.
Menurutnya, semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kontribusi nyata sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing.
Bagi BPKH, pengabdian tersebut diwujudkan dengan memastikan pengelolaan keuangan haji tetap berjalan dengan prinsip amanah, profesional, dan berorientasi pada kepentingan jemaah.
Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi pengingat bagi seluruh insan BPKH untuk terus menjaga kepercayaan publik, memperkuat tata kelola kelembagaan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi jemaah, umat, dan bangsa.





