Ada Demo Hari Ini, Dishub DKI Imbau Warga Hindari DPR hingga Monas

kumparan.com
3 jam lalu
Cover Berita

Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengimbau masyarakat menghindari sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak aksi demo yang berlangsung hari ini, Selasa (18/8).

Kepala Dishub DKI Jakarta Budi Awaluddin mengatakan, pihaknya menyiagakan 60 petugas untuk membantu mengantisipasi kepadatan lalu lintas di sejumlah wilayah.

“Masyarakat diimbau menghindari sejumlah kawasan yang berpotensi terdampak, khususnya Gedung DPR/MPR RI, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan M.H. Thamrin, dan kawasan Monas,” kata Budi dalam keterangan yang diterima kumparan, Selasa (18/8).

Selain kawasan tersebut, masyarakat juga diminta mengantisipasi sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya massa. Di antaranya Tugu Proklamasi, LBH Jakarta di Jalan Diponegoro, serta depan SMPN 8 di Jalan Pegangsaan Barat.

Masyarakat yang hendak melintasi kawasan tersebut diminta menyesuaikan waktu perjalanan dan mempertimbangkan jalur alternatif.

Budi mengatakan, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan mempertimbangkan kondisi dan pergerakan massa di lapangan.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi perjalanan dan menghindari kawasan yang berpotensi terdampak aksi. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional sesuai dengan kondisi di lapangan. Petugas kami siagakan untuk membantu pengaturan lalu lintas dan menjaga mobilitas masyarakat,” ujarnya.

Dishub DKI juga akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan Kepolisian serta unsur terkait dalam melakukan pengaturan lalu lintas.

Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas, berhati-hati saat berkendara, serta memanfaatkan transportasi umum dan jalur alternatif apabila terjadi perubahan kondisi lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.

Polda Metro Kerahkan 9.242 Personel

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyiapkan 9.242 personel gabungan untuk mengamankan 31 aksi demo dan 16 kegiatan masyarakat yang berlangsung di sejumlah wilayah Jakarta pada Selasa (18/8).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan ribuan personel tersebut terdiri dari 5.670 personel Polda Metro Jaya, 222 personel Polres jajaran, 1.500 personel TNI, dan 1.850 personel BKO Mabes Polri.

“Adapun personel yang sudah dipersiapkan 9.242 personel ini terdiri dari Polda Metro Jaya 5.670 personel, Polres jajaran 222 personel, TNI 1.500 personel, dan BKO Mabes Polri 1.850 personel,” kata Budi usai apel kesiapan pengamanan di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya, Jakarta Pusat, Selasa (18/8).

Budi mengatakan pengerahan personel TNI-Polri dilakukan untuk memberikan rasa aman sehingga masyarakat dapat menyampaikan aspirasinya dengan baik.

“Kehadiran petugas TNI-Polri dan pemerintah provinsi DKI memberikan rasa aman agar apa yang disampaikan tersampaikan dengan baik,” ujarnya.

Terkait rekayasa lalu lintas, polisi juga akan menerapkannya secara situasional dengan melihat kondisi di lapangan.

“Apabila ada kepadatan arus lalu lintas, dan kami jamin rekayasa lalu lintas sifatnya situasional,” kata Budi.

Lebih lanjut Ia menyebut sejumlah kawasan seperti Bundaran HI, Patung Kuda, Semanggi, dan Jalan Sudirman merupakan pusat aktivitas masyarakat di Jakarta.

Karena itu, kata Budi, polisi mengimbau massa mempertimbangkan lokasi penyampaian aspirasi agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Upacara Penurunan Bendera HUT ke-81 RI Berlangsung Khidmat di Istana
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Gempa NTT: Pemulihan Jaringan Listrik dan Telekomunikasi di Flores Hampir 100 Persen
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Dieksekusi Jokowi, Sempat Sepi Bak Kota Hantu, Kini IKN Siap Dihuni Gibran
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Akan Bertemu Organisasi Ojol-Aplikator untuk Harmonisasi Perpres
• 26 menit lalukumparan.com
thumb
Kemeriahan & Inspirasi Hijau di BRI Eco Culture Market 2026 Bali
• 7 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.