Soroti Ketimpangan Distribusi Guru di Daerah, Waka DPR Cucun Janji Benahi UU Sisdiknas

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menekankan pentingnya pembentukan ekosistem pendidikan nasional yang terintegrasi guna mengatasi persoalan tenaga pendidik yang tidak merata di daerah.

Hal ini Cucun sampaikan saat memberikan orasi ilmiah di acara penyambutan puluhan ribu mahasiswa baru Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Selasa, 18 Agustus 2026.

Baca Juga :
DPR Setujui Nuzran Joher Jadi Ketua Ombudsman RI Periode 2026-2031
Waka DPR Cucun Resmikan Command Center CCTV 'Mata Digital' Soljer Cekas, Target Zero Kriminalitas

Kehadiran Cucun tidak sekadar untuk memberikan suntikan semangat bagi para calon guru, melainkan juga untuk menjaring masukan secara langsung dari para pakar pendidikan terkait perumusan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas).

Di hadapan para mahasiswa, Cucun menyampaikan rasa bangganya terhadap generasi muda yang memilih jalan sebagai tenaga pendidik.

"Hari ini bisa bicara di puluhan ribu mahasiswa baru, anak-anak terbaik di seluruh Indonesia yang mereka punya tujuan luar biasa, tujuan yang mulia, ingin menjadi guru tenaga pendidikan mencetak kader-kader anak bangsa ini," ujar Cucun dalam keterangannya.

Lebih lanjut, ia menyoroti bahwa pembukaan program studi di perguruan tinggi harus direncanakan secara matang dan diselaraskan dengan kebutuhan dunia kerja di masa depan. 

Kunjungannya ke kampus pencetak tenaga pendidik tersebut dinilai sangat tepat guna mewujudkan partisipasi publik yang bermakna (meaningful participation) dalam penyusunan regulasi pendidikan. 

Cucun kemudian menjabarkan bagaimana carut-marutnya penempatan guru di daerah yang sering kali tidak seimbang, serta pentingnya masukan dari kalangan akademisi UPI untuk mengatasi regulasi yang dianggap kaku.

"Kebetulan kami lagi menyusun Undang-Undang Sisdiknas, sekaligus menyerap aspirasi, tadi sudah bagus usulanya, karena yang paham tentang pendidikan ini, ya UPI. Jadi kita perlu sekaligus meningkatkan meaningfull participation ini, sekaligus ketemu dengan beliau ini, para pelaku-pelaku pendidikan, ternyata ada satu hal yang harus dibentuk, jangan kita membuka prodi atau menunggu mahasiswa tanpa nanti siapa yang akan menamping dan tujuannya di mana," ungkap dia.

"Beliau-beliau mengusulkan ada ekosistem pendidikan. ternyata ini belum menata, ada di kabupaten di Jawa Barat saja, yang kelebihan guru matematika di kabupaten ini, tetapi di kabupaten lain kosong, ini akibat dampak daripada Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 yang kaku terhadap pendidikan di daerah," sambung Cucun.

Baca Juga :
Soal Nasib Gaji Guru di 2027, Menkeu Purbaya Bilang Begini
Dasco: RUU Perampasan Aset Terus Berproses
Komisi X DPR Buka Peluang Kenaikan Gaji dan Tunjangan Guru-Dosen Masuk APBN 2027

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tiba di Ende, Mendagri Tito Cek Dampak Gempa dan Kebutuhan Pemulihan
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Rombongan Demo Mahasiswa Diadang Polisi Saat Akan Memasuki Bundaran HI dengan Kendaraan Angkot
• 1 jam lalunarasi.tv
thumb
Mees Hilgers Kembali ke FC Twente, Jurnalis Belanda Bongkar Hubungan Retak hingga Singgung Jersey Feyenoord
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
Lewat Lomba 17-an di Bali, Para Turis Asing Belajar Budaya Gotong Royong Indonesia
• 20 jam lalujpnn.com
thumb
BEM UI Gelar Demo di Bundaran HI, Bawa Delapan Tuntutan
• 10 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.