Ngada: Partai NasDem menyalurkan bantuan bahan pangan kepada warga terdampak gempa bumi di Kabupaten Ngada, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan disalurkan melalui gerakan NasDem Baku Peduli dan menyasar warga di tiga kecamatan.
Tiga wilayah yang menjadi sasaran bantuan yakni Kecamatan Golewa Barat, Golewa, dan Wolomeze. Penyaluran dilakukan pengurus DPW Partai NasDem Ngada dengan pusat distribusi di Desa Rakalaba 1, Kecamatan Golewa Barat.
Dari lokasi tersebut, bantuan kemudian disalurkan ke empat titik pengungsian. Bantuan ditujukan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan berat hingga roboh akibat gempa.
Bantuan yang disalurkan terdiri atas 500 kilogram beras, 75 dus mi instan, dan 50 papan telur. Setiap titik pengungsian dihuni sekitar 10 hingga 12 keluarga. Salah satu lokasi menampung hingga 16 keluarga.
Sebagian warga memilih mengungsi secara mandiri di sekitar rumah masing-masing yang mengalami kerusakan. Mereka menempati tenda darurat atau tinggal sementara di rumah tetangga yang masih dapat digunakan.
Staf Ahli anggota DPR RI Julie Sutrisno Laiskodat, Don Copertino Nua, mengatakan tiga kecamatan tersebut dipilih berdasarkan data warga terdampak yang diterima tim.
“Kenapa tiga kecamatan ini, karena secara data ini yang pertama datanya masuk,” ujar Don, dikutip dari laman resmi Partai NasDem, Selasa, 18 Agustus 2026.
Baca Juga :
Partai NasDem Salurkan Bantuan Logistik ke Sikka NTT
Menurut Don, Julie Laiskodat mengarahkan agar bantuan diberikan langsung kepada masyarakat yang terdampak dan berada di lokasi pengungsian.
“Kita berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Dampak gempa juga dirasakan warga Desa Rakalaba 1. Sekretaris Desa Rakalaba 1, Maria Ermenlinda Moi, mengatakan sedikitnya 13 rumah mengalami kerusakan parah.
Kerusakan tersebut membuat sejumlah warga meninggalkan rumah dan mengungsi ke tempat yang dinilai lebih aman. Sebagian tinggal di rumah kerabat, rumah tetangga, atau tenda darurat.
Kondisi warga juga dipengaruhi trauma setelah gempa. Warga yang rumahnya masih berdiri, tetapi mengalami keretakan, memilih tidak kembali masuk ke dalam rumah karena khawatir terjadi gempa susulan.
“Beberapa masyarakat masih sangat trauma dan takut masuk ke dalam rumah sehingga memilih untuk tetap berada di luar rumah,” ujar Maria.
Warga melintas di dekat bangunan toko yang rusak akibat gempa di kawasan Reo, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (17/8/2026). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Anggota DPR RI Fraksi NasDem dari daerah pemilihan NTT I, Julie Sutrisno Laiskodat, mengatakan kondisi bencana membutuhkan respons cepat dan perhatian terhadap kebutuhan warga terdampak.
Julie menilai keselamatan masyarakat dan pemenuhan kebutuhan dasar perlu menjadi perhatian dalam penanganan warga terdampak gempa.
“Dalam situasi seperti ini, keselamatan warga dan pemenuhan kebutuhan dasar harus menjadi perhatian utama. Kita harus bergerak cepat, bekerja bersama, dan memastikan masyarakat terdampak tidak berjalan sendiri menghadapi masa sulit ini,” ujar Julie.
Penyaluran bantuan pangan tersebut merupakan bagian dari gerakan NasDem Baku Peduli. Bantuan diberikan kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Golewa Barat, Golewa, dan Wolomeze.




