CT ARSA Foundation Sosialisasikan SMA Unggulan CT ARSA di Bayolali, 100% Gratis

detik.com
21 jam lalu
Cover Berita
Boyolali -

CT ARSA Foundation bekerja sama dengan AirNav Indonesia melaksanakan sejumlah kegiatan dalam program Relawan Bakti BUMN 2026 di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Selain memberikan edukasi literasi kepada siswa SD dan TK, CT ARSA juga melakukan sosialisasi kepada siswa SMP Negeri 3 Cepogo.

Ratusan siswa SMP tersebut, dari kelas VII sampai IX, mendapat sosialisasi terkait dengan SMA Unggulan CT ARSA, sekolah gratis yang didirikan oleh Chairul Tanjung dan istrinya Anita Ratnasari Tanjung.

Baca juga: Kenalkan, Sofia Anak Buruh Lulusan SMA CT ARSA yang Tembus ITB

Pit CT ARSA Foundation, Haerani Akbar, memberikan sosialisasi kepada para siswa SMP di halaman sekolah yang berada di wilayah Desa Kembang Kuning. Para siswa tampak antusias mengikuti paparan dari CT ARSA tersebut.

"Sosialisasi SMA Unggulan CT ARSA Foundation kita lakukan di Boyolali, untuk menarik adik-adik kita, khususnya yang ada di Desil 1 sampai 3 dan juga dari keluarga prasejahtera untuk kita lihat potensinya dan kita arahkan untuk bisa mendaftarkan diri, ikut seleksi dalam sekolah unggulan CT ARSA Foundation di Sukoharjo," ujar Pit CT ARSA Foundation, Haerani Akbar, saat ditemui di SMPN 3 Cepogo, Boyolali, dilansir detikJateng, Selasa (18/8/2026).

Akbar menjelaskan bahwa sekolah SMA Unggulan CT ARSA berkonsep boarding school. Pihak sekolah sudah menyiapkan asrama untuk para siswa berikut semua fasilitasnya dan gratis.

"SMA Unggulan CT ARSA Foundation ini 100% gratis. Didirikan oleh Bapak Chairul Tanjung dan Ibu Anita Ratnasari Tanjung. Beliau memberikan semua fasilitas gratis kepada siswa-siswa yang diterima di SMA unggulan CT ARSA Foundation baik di Sukoharjo maupun di Deli Serdang," kata dia.

Baca juga: 8 Siswa SMA Unggulan CT ARSA Jadi Mahasiswa ITB 2026, Bertambah Dibanding 2025

Akbar menerangkan, ada beberapa tahap seleksi bagi calon siswa SMA Unggulan CT ARSA Foundation. Tahap pertama yakni seleksi adminitrasi, termasuk juga Desil calon siswa tersebut, yaitu dari Desil 1 sampai 3 dan keluarga prasejahtera. Ini merupakan syarat mutlak.

"Juga kita melakukan survei. Jadi survei kita lakukan untuk memastikan anak ini benar-benar dari keluarga prasejahtera itu yang membutuhkan," jelasnya.

Baca selengkapnya di sini




(idh/dhn)

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim: Harga Emas di Hong Kong dan Dubai Lebih Tinggi, Penyelundupan Meningkat
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan Rp3,5 Triliun kepada 385 Ribu Penerima di Jateng-DIY
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Ada Kejutan Menanti! 5 Zodiak Ini Diprediksi Punya Hari Penuh Keberuntungan Besok 20 Agustus 2026
• 27 menit lalutvonenews.com
thumb
Peringati HUT RI Ke-81, Kelompok Pemuda dan Mahasiswa Gelar Kirab Merah Putih
• 19 jam laluviva.co.id
thumb
ARTOTEL Grand Prima Surabaya Hadirkan Cellar Experience, Perpaduan Wine, Cerutu, dan Musik
• 18 jam laluberitajatim.com
Berhasil disimpan.