PT Avia Avian Tbk (AVIA) mempertahankan kinerja operasional dan keuangan yang positif pada enam bulan pertama tahun ini di tengah industri yang menantang.
IDXChannel - PT Avia Avian Tbk (AVIA) mempertahankan kinerja operasional dan keuangan yang positif pada enam bulan pertama tahun ini di tengah kondisi ekonomi yang menantang. Selain isu daya beli, tantangan datang dari kenaikan bahan baku dan volatilitas nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Sepanjang semester I-2026, penjualan AVIA tumbuh 18,2 persen menjadi Rp4,59 triliun, di mana segmen Solusi Arsitektur dan Barang Dagangan tumbuh positif masing-masing 18,8 persen dan 15,8 persen. Sementara itu, volume penjualan segmen Solusi Arsitektur juga masih meningkat 8,6 persen, mencerminkan bahwa permintaan tetap kuat di tengah upaya perseroan memperluas penetrasi pasar dan memperkuat posisinya di pasar.
Selain itu, laba bersih perusahaan cat milik keluarga Tanoko tersebut naik 21 persen menjadi Rp938,42 miliar, menunjukkan ketangguhan bisnis serta kemampuan perseroan untuk terus bertumbuh di atas pasar.
“Kami bersyukur dapat mempertahankan momentum pertumbuhan yang kuat pada semester pertama tahun ini. Di tengah berbagai tantangan yang masih dihadapi industri, Avian Brands mampu mencatatkan pertumbuhan laba bersih di atas 20 persen, menjaga profitabilitas tetap sehat. Pencapaian ini merupakan hasil dari kekuatan merek kami, jaringan distribusi yang luas, inovasi produk yang berkelanjutan, serta disiplin operasional yang terus kami jalankan," kata Presiden Direktur PT Avia Avian Tbk, Wijono Tanoko, Selasa (18/8/2026).
Sepanjang Januari-Juni 2026, perseroan menaikkan harga jual sebanyak dua kali sebagai respons atas kenaikan biaya bahan baku dan volatilitas kurs. Namun, kenaikan harga tersebut tidak menghambat momentum pertumbuhan penjualan, yang mencerminkan kekuatan merek Avian Brands.
Bersamaan dengan itu, perseroan memperkuat strategi pengadaan bahan baku, meningkatkan efisiensi operasional, sekaligus mempererat kemitraan jangka panjang dengan pemasok untuk menjaga stabilitas pasokan dan kualitas produk.
Strategi tersebut memungkinkan AVIA mempertahankan tingkat profitabilitas pada level yang sehat. Laba bersih tumbuh dua digit dengan margin laba bersih di level 20,4 persen.
Selain itu, perseroan mendorong ekspansi jaringan distribusi untuk mendongkrak penjualan. Hingga akhir Juni 2026, AVIA memiliki 132 pusat distribusi, didukung 16 mini distribution center sendiri dan 36 distribution center pihak ketiga yang menjangkau berbagai wilayah di Indonesia.
Didukung jaringan tersebut, AVIA kini melayani lebih dari 60 ribu toko di seluruh Indonesia. Hal ini memungkinkan produk tersedia lebih dekat dengan pelanggan sekaligus mempercepat waktu pengiriman.
Dari sisi inovasi, perseroan terus memperkuat portofolio produk dengan meluncurkan dua produk baru pada kuartal II-2026. Dengan demikian, total inovasi yang diperkenalkan sepanjang tahun mencapai 9 produk, di mana seluruhnya dikembangkan lewat riset dan pengembangan yang komprehensif untuk menjawab kebutuhan konsumen.
Memasuki semester II-2026, perseroan optimistis dapat melanjutkan momentum pertumbuhan yang positif. AVIA akan terus memperluas jangkauan pasar, memperkuat jaringan distribusi, menghadirkan inovasi, serta meningkatkan efisiensi operasional untuk menciptakan pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan.
"Fokus kami bukan hanya bertumbuh, tetapi membangun pertumbuhan yang berkualitas dan berkelanjutan. Dengan fondasi bisnis yang semakin kuat serta kepercayaan pelanggan yang terus meningkat, kami optimistis Avian Brands akan terus memperkuat kepemimpinannya di industri cat dekoratif Indonesia sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," kata Wijono.
(Rahmat Fiansyah)





