Menhut Raja Juli Kenakan Baju Adat Kajang saat HUT ke-81 RI, Ini Maknanya

jpnn.com
1 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni turut menghadiri Upacara Penurunan Bendara Merah Putih di Istana Merdeka pada Senin (17/8).

Menhut Raja Juli bersama istri, Nurlaili Raja Antoni mengenakan pakaian adat Kajang dari Sulawesi Selatan saat menghadiri acara tersebut.

BACA JUGA: Pertamina NRE Hadirkan PLTS, Warga Pulau Sembur Rayakan HUT RI dengan Cara Berbeda

Dia menyebut masyarakat adat Kajang sebagai ‘the best guardian of our tropical forest’.

Menurut dia, pakaian adat yang dikenakan bukan sekadar pilihan busana.

BACA JUGA: Pengamat Sebut Korupsi Masih Menggerogoti Uang Negara Meski 81 Tahun Indonesia Merdeka

Sekjen PST itu menyebut pakaian tersebut merepresentasikan masyarakat adat Kajang yang memiliki kemampuan dalam menjaga hutan.

Dia menyebut masyarakat adat Kajang sebagai salah satu penjaga hutan tropis terbaik.

BACA JUGA: Tim Dokkes Polri Pastikan Makanan Jamuan Rakyat Jakbar Aman Dikonsumsi

“Ini baju Suku Kajang, Sulawesi Selatan. Salah satu masyarakat adat yang paling memiliki kemampuan menjaga hutan The best guardian of our tropical forest, menjaga hutan tropis,” kata Menhut Raja Antoni dalam siaran persnya, Selasa (18/8).

Pakaian serba hitam menjadi ciri khas masyarakat adat Kajang.

Warna tersebut berkaitan dengan prinsip hidup sederhana dan tidak berlebihan yang mereka pegang.

Nilai itu sejalan dengan falsafah kamase-mase, yang menempatkan kehidupan yang secukupnya dan selaras dengan lingkungan sebagai bagian penting dari keseharian masyarakat Kajang.

Sebelumnya, saat menghadiri Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi pada pagi hari, Menhut Raja Antoni beserta istri tampak mengenakan pakaian adat Alor, Nusa Tenggara Timur.

Penampilan Menhut Raja Antoni dalam dua rangkaian upacara tersebut sekaligus menunjukkan keberagaman budaya Nusantara.

Kementerian Kehutanan menilai masyarakat adat memiliki peran penting dalam menjaga hutan Indonesia melalui pengetahuan dan praktik yang diwariskan secara turun-temurun. (ddy/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Tampil di Sarinah, Rizky Febian Sampaikan Doa untuk Indonesia


Redaktur & Reporter : Dedi Sofian


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bantuan Terus Mengalir untuk Korban Gempa NTT
• 14 jam lalukumparan.com
thumb
Sholat Hajat Menurut Imam Al Ghazali, Apa Saja Surah yang Dibaca?
• 6 jam lalurepublika.co.id
thumb
Gandeng Danamon, Manulife Bidik Pasar Usia Produktif
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
• 7 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Merah Putih Berkibar di Luar Negeri, Pekik Merdeka dan Doa untuk NTT
• 15 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.