Iran tetap tutup Selat Hormuz sampai AS penuhi komitmen damai

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Istanbul (ANTARA) - Iran menegaskan pihaknya tidak akan membuka kembali Selat Hormuz sampai Amerika Serikat memenuhi komitmennya sesuai dengan nota kesepahaman yang telah ditandatangani kedua belah pihak.

Dalam pidatonya pada sidang parlemen, Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan Iran akan menggunakan cara-cara diplomatik maupun militer untuk membuat AS memahami konsekuensi dari tindakannya, menurut kantor berita Iran IRNA.

"Saya tegaskan, selama AS belum memenuhi komitmennya berdasarkan nota kesepahaman, termasuk mencabut blokade, membebaskan aset yang dibekukan, mencabut sanksi minyak, menghentikan ancaman dan operasi militer di semua lini, serta melaksanakan ketentuan-ketentuan lain yang telah dijanjikan dalam nota kesepahaman tersebut, maka Selat Hormuz tidak akan dibuka kembali," kata Ghalibaf.

Baca juga: Iran sebut sepakat dengan Oman tentang peta rute baru di Selat Hormuz

Ketua tim negosiasi Iran dalam pembicaraan dengan AS itu menambahkan Iran sedang mengupayakan kekuatan logika dan logika kekuatan baik melalui koordinasi diplomatik maupun militer.

Periode yang ditetapkan dalam nota kesepahaman tersebut, termasuk dengan pencabutan blokade AS dan gencatan senjata, telah membantu Iran meningkatkan ketahanan ekonominya dan membangun kembali kemampuan pertahanannya.

"Iran siap, sebanding dengan tindakan dan agresi musuh, untuk memberikan kekalahan lebih telak kepada mereka," tegas Ghalibaf.

Iran dan AS telah menandatangani nota kesepahaman pada Juni lalu, lewat mediasi Pakistan dan Qatar, untuk mengakhiri permusuhan dan membuka periode 60 hari untuk negosiasi menuju kesepakatan akhir.

Namun, pembicaraan selanjutnya terhenti di tengah perselisihan mengenai pelaksanaan nota kesepahaman serta pengaturan pelayaran melalui Selat Hormuz, yakni jalur penting bagi ekspor minyak dan gas dunia.

Sumber: Anadolu

Baca juga: Trump sebut ide Selat Hormuz jadi wilayah AS adalah gagasan bagus

Baca juga: Trump ancam serang Oman jika ganggu negosiasi AS-Iran


















Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Belum Bisa Ungkap Penyebab Kematian Sutrimo
• 4 jam laluliputan6.com
thumb
PIA Hotel Bandung Hadir dengan Wajah Baru, Kamar hingga Ballroom Jadi Makin Nyaman
• 7 jam lalurctiplus.com
thumb
Liverpool Masih Berminat Merekrut Duo PSG Bradley Barcola dan Ibrahim Mbaye
• 13 jam laluharianfajar
thumb
Kubu Yaqut Jelaskan Asal-usul Kuota Haji Reguler dan Khusus 50:50
• 8 jam lalukompas.com
thumb
Mendagri Dorong Pemda NTT Percepat Pendataan Sekolah & Rumah Ibadah Rusak Gempa
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.