Pantau - Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) RI Natalius Pigai memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan Pusat Studi HAM (Pusham) Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Mimika di Timika, Papua Tengah, sebagai mitra Kementerian HAM dalam menangani persoalan hukum dan HAM sekaligus mengedukasi masyarakat.
Pusham STIH Mimika menjadi pusat studi HAM pertama di tanah Papua yang diresmikan oleh Kementerian HAM RI.
"Ini akan menjadi pusat studi HAM pertama yang diresmikan oleh Menteri HAM," ujar Pigai.
Pusham STIH Mimika Jadi Mitra Kementerian HAMPigai menjelaskan kerja sama antara Pusham STIH Mimika dan Kementerian HAM dapat mencakup pembinaan, pengembangan, pembangunan, sosialisasi, pendidikan, penyuluhan, hingga pelatihan HAM.
"Nanti untuk urusan pembinaan, pengembangan, pembangunan, sosialisasi, pendidikan, penyuluhan dan pelatihan dengan Kementerian HAM," kata Pigai.
Keberadaan Pusham tersebut diharapkan dapat meningkatkan edukasi dan pemahaman masyarakat mengenai persoalan hukum serta hak asasi manusia di daerah.
Pusat studi itu juga dirancang menjadi wadah riset, advokasi, dan edukasi HAM dengan fokus pada perlindungan serta pemenuhan hak-hak dasar masyarakat di Kabupaten Mimika dan tanah Papua.
Pemkab Mimika Dukung Penguatan Perlindungan HAMPemerintah Kabupaten Mimika menyambut baik dan mendukung pembentukan Pusham STIH Mimika.
Dukungan tersebut disampaikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Mimika Ananias Faot dalam kegiatan penguatan kapasitas HAM dan peresmian pusat studi tersebut.
Menurut Ananias, Mimika membutuhkan berbagai kegiatan positif, terutama yang berkaitan dengan HAM dan penguatan kapasitas perlindungan hukum bagi masyarakat.
"Kami di daerah sangat membutuhkan hal yang positif seperti ini, terutama berkaitan dengan HAM dan penguatan kapasitas perlindungan hukum.Kami berharap kegiatan ini membawa dampak yang dirasakan oleh masyarakat luas di Mimika," ujar Ananias.
Pemerintah daerah berharap kegiatan Pusham STIH Mimika memberikan dampak yang dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat Kabupaten Mimika.
STIH Mimika Dorong Penegakan HAM di PapuaKetua STIH Timika Maria Folrida Katorok menilai kehadiran Menteri HAM dalam peresmian Pusham menjadi bentuk nyata perlindungan negara dalam memperkuat fondasi HAM.
"Terima kasih bapak Menteri yang sudah meresmikan pusat studi HAM di Timika hari ini," ujar Maria.
STIH Mimika menegaskan komitmennya tidak hanya menghasilkan sarjana hukum yang memiliki kompetensi, tetapi juga mendorong perubahan dalam penegakan HAM di Papua.
Kehadiran Pusham STIH Mimika juga bukan semata-mata untuk memenuhi kewajiban Tri Dharma perguruan tinggi, melainkan menjadi wadah penelitian, advokasi, dan edukasi mengenai hak asasi manusia.
Melalui pusat studi tersebut, STIH Mimika dan Kementerian HAM diharapkan dapat memperkuat edukasi, penelitian, advokasi, serta kapasitas perlindungan HAM bagi masyarakat di Mimika dan tanah Papua.




