Bahlil: Rotasi di AKD Hal Biasa, Komposisi Berubah Demi Target

kumparan.com
6 jam lalu
Cover Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, menilai rotasi di alat kelengkapan dewan (AKD) DPR merupakan hal yang biasa dilakukan untuk menyesuaikan komposisi dengan target yang ingin dicapai.

Bahlil awalnya menyinggung pernyataan Sekretaris Jenderal Golkar, Sarmuji, mengenai adanya rotasi di internal fraksi.

Dia kemudian mengibaratkan perubahan komposisi tersebut seperti sebuah kesebelasan sepak bola yang perlu mengubah susunan pemain untuk mencapai tujuan.

“Tadi Pak Sarmuji menyampaikan, karena terjadi rotasi ya, memang tidak ada satu tim, (ibarat) kesebelasan bola, di mana pun kita lihat, itu untuk mencapai tujuan selalu dibutuhkan perubahan-perubahan permainan,” kata Bahlil saat memberi arahan kepada kader di DPP Golkar, Jakarta Barat, Selasa (18/8).

Menurut Bahlil, rotasi merupakan bagian yang wajar dalam perjalanan organisasi. Dia menilai perubahan komposisi tidak perlu dipandang sebagai persoalan yang luar biasa.

“Jadi saya pikir itu suatu hal yang biasa saja. Memang ya itulah hidup,” ujarnya.

Ia mengatakan perubahan komposisi tidak hanya dapat terjadi di tingkat AKD. Menurutnya, mekanisme serupa juga dapat diterapkan dalam pemerintahan melalui reshuffle menteri apabila target yang ditetapkan tidak tercapai.

“Jangankan di fraksi, jangankan di alat kelengkapan Dewan. Di kabinet saja bisa terjadi rolling, kalau itu dianggap tidak memenuhi apa yang menjadi target,” tutur Bahlil.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PLN Sebut Sistem Kelistrikan Flores Sudah Pulih Pascagempa
• 7 jam lalukatadata.co.id
thumb
Menilik Kisah Cinta dan Peran Ratna Dewi di Sisi Sukarno
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Komoditas: Batu Bara, CPO, dan Nikel Naik, Timah Turun
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Presiden Iran Kirim Pesan Duka Gempa NTT ke Prabowo, Siap Kirim Bantuan
• 22 jam laludetik.com
thumb
Fathimah BEM UI Sentil HUT ke-81 RI: Apakah Rakyat Indonesia Benar-Benar Sudah Merdeka?
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.