VIVA – Petenis Indonesia, Anthony Susanto, kembali menunjukkan performa impresif di ajang UTR PTT Men's World Tennis Championship 2026 yang berlangsung di Bali Beach Country Club, Nusa Dua, Bali.
Anthony berhasil mengamankan kemenangan keduanya setelah menundukkan petenis Kareem Hakim pada pertandingan Selasa (18/8/2026).
Bermain di Lapangan F, Anthony langsung tampil agresif sejak awal. Petenis berusia 29 tahun itu bahkan tidak memberikan banyak kesempatan kepada lawannya untuk mengembangkan permainan.
Anthony hanya kehilangan satu gim dan menutup set pertama dengan kemenangan telak 6-1.
Memasuki set kedua, pertandingan berlangsung lebih ketat. Kareem mencoba mengubah permainan dan memberikan tekanan kepada Anthony.
Di sisi lain, Anthony sempat kehilangan konsentrasi. Beberapa kesalahan sendiri membuat petenis Indonesia tersebut harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan keunggulan.
Kareem akhirnya mampu memaksa pertandingan berjalan hingga kedudukan 6-6. Pemenang set kedua pun harus ditentukan melalui tie-break.
Pada momen krusial tersebut, Anthony kembali menunjukkan ketenangannya. Pengalaman dan mental bertandingnya membantu dia keluar dari tekanan.
Anthony akhirnya mengunci kemenangan lewat tie-break dengan skor 7-2 sekaligus memastikan kemenangan 7-6 pada set kedua.
Hasil ini menjadi kemenangan kedua Anthony di UTR PTT Men's World Tennis Championship 2026. Ia pun untuk sementara berada di puncak klasemen Grup A.
Meski meraih hasil positif, Anthony menyadari masih ada sejumlah aspek yang perlu diperbaiki. Konsistensi permainan menjadi salah satu pekerjaan rumah yang ingin dibenahinya sebelum menghadapi pertandingan berikutnya.
Anthony masih memiliki dua pertandingan tersisa di fase grup. Ia akan menghadapi Arjune Pandit dan Jake Dempo untuk menentukan posisi akhirnya sekaligus peluang mengamankan status juara Grup A.
Nathan Barki Mundur karena Cedera
Kabar kurang menyenangkan datang dari wakil Indonesia lainnya, Nathan Barki.
Nathan terpaksa mengundurkan diri sebelum menjalani pertandingan melawan petenis Singapura, Maximus Zavier Wong. Cedera pergelangan tangan yang kembali kambuh membuat Nathan tidak bisa melanjutkan perjuangannya.
Sementara itu, persaingan di grup lainnya juga semakin menarik.
Di Grup D, petenis Amerika Serikat, Azuma Visaya, semakin kokoh di puncak klasemen. Setelah sebelumnya mengalahkan wakil Indonesia Renaldi Aquila Salim, Azuma kembali meraih kemenangan.





