Bertukar Pesan ke Penipu Ngaku Staf Trump, PM Inggris Merasa Nggak Malu

detik.com
11 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Inggris yang baru, Andy Burnham, mengonfirmasi bahwa ia sempat bertukar pesan dengan seseorang yang mengaku menjadi kepala staf Presiden Amerika Serikat (AS) AS Donald Trump. Burnham mengaku tak malu meski berkirim pesan dengan orang yang berpura-pura jadi staf senior Trump.

Dilansir AFP, Rabu (19/8/2026), Politico melaporkan bahwa Burnham mengirimkan beberapa pesan melalui saluran komunikasi yang tidak disebutkan kepada orang yang ia kira sebagai staf senior Susie Wiles, sebelum akhirnya merasa curiga.

Baca juga: Inggris Kritik Netanyahu Soal Komentar 'Republik Islam Inggris'

Namun, saat menanggapi insiden hoaks tersebut dalam kunjungannya ke kota Wolverhampton di Inggris tengah, Burnham mengatakan tidak ada hal sensitif yang dibahas dalam pesan-pesan itu.

Ketika ditanya apakah ia merasa malu karena telah tertipu, ia berkata: "Tidak, saya tidak merasa malu, karena pertukaran pesannya sangat minim. Tidak ada hal yang krusial, dan sebenarnya, saya segera menyadari bahwa hal ini perlu dilaporkan, dan saya pun melakukannya".




(rfs/rfs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Isi Goodie Bag Upacara HUT ke-81 RI di Istana Viral, Maknanya yang Banyak Dicari Ternyata Bikin Menyentuh
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Bos Premier League Desak Gianni Infantino Mundur dari FIFA, Rencana Jual Piala Dunia Jadi Biang Kerok
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Pukul 04.00, Seskab Teddy & Mensos Kirim 65 Ton Bantuan ke NTT
• 7 jam laludetik.com
thumb
4 Penyebab Mengantuk Setelah Makan
• 19 jam lalubeautynesia.id
thumb
Destry Damayanti Jalani Fit and Proper Test Calon Gubernur BI pada Pekan Depan
• 23 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.