VIVA – Persib Bandung menutup perjalanan di Dewata Challenge Series 2026 dengan cara yang dramatis. Sempat tertinggal 1-2 hingga menit ke-88, Maung Bandung mampu membalikkan keadaan dan mengalahkan Bali United 3-2 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Selasa, 18 Agustus 2026.
Kemenangan tersebut memastikan Persib keluar sebagai juara turnamen pramusim. Namun, kemenangan atas Bali United terasa berbeda. Persib harus bekerja keras setelah sempat berada dalam posisi sulit. Bali United bahkan mampu mempertahankan keunggulan 2-1 hingga memasuki menit-menit akhir pertandingan.
Persib baru menemukan jalan keluar pada menit ke-88. Balsa Sekulic memanfaatkan kesalahan lini belakang Bali United untuk mencetak gol penyama kedudukan. Drama belum berhenti.
Pada menit 90+1, Gabriel Mutombo muncul sebagai penentu kemenangan. Bek Persib itu menyambut umpan Saddil Ramdani dengan sundulan yang mengubah skor menjadi 3-2.
Kemenangan dramatis tersebut menjadi gambaran karakter yang ingin dibangun pelatih Persib, Igor Tolic. Juru taktik asal Kroasia itu menilai para pemain menunjukkan mentalitas kuat untuk terus berjuang sampai pertandingan benar-benar berakhir.
"Pertandingan belum selesai sampai benar-benar selesai dan para pemain selalu bermain sepenuh hati," kata Igor Tolic seusai pertandingan.
Meski membawa Persib menjadi juara, Igor Tolic tidak melihat hasil tersebut sebagai alasan untuk menutup mata terhadap kekurangan tim.
Persib memang mampu mencetak tiga gol, tetapi dua kali harus kebobolan dari Bali United. Situasi tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi sebelum kompetisi resmi bergulir.
Igor mengakui Persib masih berada dalam tahap membangun tim. Kebersamaan yang baru berjalan sekitar tiga pekan membuat koordinasi antarpemain belum sepenuhnya padu.
"Karena kami baru tiga minggu bersama, beberapa hal dalam permainan belum sempurna," ujar Igor.
Hal tersebut terlihat dari permainan Persib yang beberapa kali kehilangan kontrol ketika Bali United meningkatkan tekanan. Lini belakang Maung Bandung juga sempat dibuat kerepotan, terutama setelah Brandon Wilson mencetak gol pada awal babak kedua.
Namun, Igor melihat perkembangan positif dari para pemain. Menurutnya, persoalan yang muncul lebih berkaitan dengan koordinasi dan timing yang masih harus diselaraskan.





