Ketua Parlemen Iran Kecam Menhan-Menkeu AS: Mereka Gerombolan Badut

detik.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Ketua Parlemen Iran, Mohammed Bagher Ghalibaf, mengecam keras para pejabat Amerika Serikat (AS) karena menekan Iran. Tekanan para pejabat AS disebut demi mendapatkan konsesi yang menurutnya tidak pernah menjadi bagian dari kesepakatan yang sebelumnya ditandatangani oleh Washington dan Teheran.

"Pihak Amerika beranggapan bahwa dengan menekan Iran lebih keras, mereka akan memperoleh konsesi yang sebenarnya tidak pernah tercakup dalam kesepakatan tersebut," tulis Ghalibaf dalam sebuah unggahan di media sosial dilansir Anadolu Agency, Rabu (19/8/2026).

Ghalibaf menegaskan bahwa Menteri Keuangan AS Scott Bessent dan Menteri Pertahanan Pete Hegseth "sama sekali tidak kompeten untuk posisi mereka," seraya menambahkan: "Berhentilah berharap 'gerombolan badut' itu bisa melakukan trik ajaib dan membereskan kekacauan yang telah kalian perbuat."

Baca juga: Tak Ada Negosiasi Iran, Trump Unggah Peta Selat Hormuz 'Wilayah Baru AS'

Pada pertengahan Juni, Teheran dan Washington menandatangani nota kesepahaman--melalui mediator dari Pakistan dan Qatar--untuk mengakhiri permusuhan dan memulai perundingan guna mencapai penyelesaian melalui negosiasi.

Namun, perundingan tersebut kemudian macet di tengah perselisihan yang terus berlanjut mengenai ketentuan nota kesepahaman serta masalah pelayaran di Selat Hormuz, sebuah jalur vital bagi ekspor energi global.

Presiden AS Donald Trump mengatakan pihaknya tidak lagi memiliki jadwal untuk bernegosiasi dengan Iran.




(rfs/rfs)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
PMI Siapkan Operasi Besar Penanganan Gempa NTT
• 18 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Imbas Emas Ilegal Bandara Soetta, ESDM Telusuri Sumber dari Hulu
• 12 jam lalukumparan.com
thumb
PSIM Yogyakarta Temukan Masalah Jelang Super League 2026/27, Pemain Baru Jadi Sorotan
• 9 jam lalutvonenews.com
thumb
MoU AS-Iran Berakhir, PBB Desak Negosiasi Dilanjutkan
• 17 jam laluidxchannel.com
thumb
KPK Kembali Periksa Pengelola Wisma Atlet Pademangan di Kasus Bea Cukai
• 17 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.