Mengapa Separator Transjakarta di Jalan Gatot Subroto Dipindahkan?

kompas.com
11 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemandangan berbeda terlihat di Jalan Gatot Subroto (Gatsu), Jakarta, pada Selasa (18/8/2026).

Separator yang biasanya memisahkan jalur Transjakarta dari kendaraan lain kini bergeser ke sisi jalan. Bus Transjakarta untuk sementara harus berbagi lajur dengan kendaraan lain.

Lantas, mengapa separator tersebut dipindahkan?

Baca juga: Lima Jam Api Berkobar, 50 Bus Sinar Jaya di Bekasi Terpanggang

Pantauan Kompas.com di lokasi, separator dari arah Kuningan menuju Semanggi tampak sudah dipindahkan ke sisi kanan jalan.

Dari arah sebaliknya, yakni Semanggi menuju Cawang, Jakarta Timur, kondisi serupa juga terlihat.

Tidak ada lagi pembatas yang memisahkan bus Transjakarta dari kendaraan lain di sejumlah titik.

Bus Transjakarta tampak melaju bersama kendaraan lain. Kendaraan roda dua juga terlihat leluasa masuk ke lajur tersebut dan menyalip kendaraan di depannya.

Kondisi ini membuat jalan terasa lebih lega bagi pengendara. Namun, berada satu lajur dengan bus Transjakarta juga membuat sebagian pengendara merasa waswas.

Salah satunya Iyan (34). Pengendara sepeda motor itu mengatakan dirinya kini lebih leluasa berpindah lajur dan menyalip kendaraan lain.

"Jadi leluasa aja, kalau motorkan bisa nyalip-nyalip. Jalan jadi lega tapi takut kesenggol Transjakarta," kata Iyan di lokasi, Selasa.

Iyan juga melihat ada bagian jalan yang terasa tidak rata di sekitar bekas posisi separator.

Baca juga: Sidang Praperadilan Keempat Roy Suryo Digelar Hari Ini, Agenda Pembacaan Duplik Termohon

"Bekas-bekas separator itu kan dari beton, aspalnya jadi enggak rata, bergelombang gitu," ujarnya.

Pengendara lain, Wahyu Aiman (44), justru berharap ada petugas yang mengatur lalu lintas di lokasi, terutama saat pagi dan sore ketika jalan ramai.

"Harus ada petugas yang berjaga. Ini motorkan nyalip-nyalip, ya takutnya ketabrak Transjakarta aja sih," kata Aiman.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Menurut Aiman, separator di kawasan tersebut juga cukup sering tertabrak kendaraan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bareskrim Rilis DPO Basri: Pengelola Club Planet 3 Batam, Punya Kapal-Apartemen
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
BSI Permudah Akses Hunian di Danantara Housing Expo 2026, Special Margin 2,75%
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Sempat Bersitegang! Demo Mahasiswa UI Tuntut Hentikan Program Pemerintah Tertahan di UOB
• 18 jam lalukompas.tv
thumb
BMKG Catat Ada 3.002 Gempa Susulan di NTT
• 1 menit laluviva.co.id
thumb
Pelindo Uji Emisi 100 Truk Peti Kemas di Surabaya, Dukung Logistik Rendah Emisi
• 21 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.